SuaraJabar.id - Kanit Reserse dan Kriminal Polsek Coblong Iptu Sudar mengatakan piaknya telah menangkap satu dari dua pelaku vandalisme di Jalan Siliwangi.
Sebelumnya, dua pelaku tersebut menjadi viral usai aksi mencoret dinding bergambar Mural di Jalan Siliwangi Bandung dengan tulisan 'GONB'yang mereka lakukan tertangkap kamera CCTV dan videonya tersebat ke jejaring media sosial.
Sudar mengatakan, satu pelaku pada Kamis, 20 Januari 2022. Dari hasil interogasi, pelaku mengaku aksi vandalismenya hanya bermotif iseng.
"Terlapor yang tertangkap ini berinisial BPN berusia 19 tahun, berstatus sebagai mahasiswa. Dari hasil interogasi, motif pencoretan hanya iseng," ujar Sudar dikutip dari Ayobandung.com--jejaring Suara.com, Sabtu (22/1/2022),
Sudar mengatakan, selama dua pekan setelah kejadian vandalisme, timnya telah melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas dan keberadaan pelaku, dimulai dengan mencari plat nomor motor dan alamat pelaku.
Sampai pada akhirnya, pihaknya menemukan BPN ini berada di daerah Pasir Impun. Sudar mengetahui keberadaan pelaku sejak Kamis, 20 Januari 2022 siang.
Namun, untuk memastikan bahwa orang yang dicurigai ini adalah pelaku vandalisme, maka pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memverifikasi identitas pelaku.
Kemudian pihaknya akhirnya menahan BPN sekitar pukul 17.30 WIB dan menahannya selama 1x24 jam di Polsek Coblong.
"Terlapor ini yang mengemudikan motor. Dia juga sempat mencoret tembok dengan pilox putih bertuliskan 'GONB'. Sedangkan, pelaku lainnya juga menggunakan pilox putih, tapi tidak terlalu jelas keterbacaannya," ungkap Sudar.
Saat ini pihaknya masih mengejar satu pelaku lainnya yang kini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).
Kapolsek Coblong, Kompol Nanang Sukmajaya mengatakan, pihaknya akan menurunkan beberapa anggotanya ke seluruh pelosok Bandung guna mencari satu pelaku lain dari aksi vandalisme ini.
"Masih akan dilakukan pencarian DPO vandalisme. Lima orang anggota kami akan turun dan menyebar ke seluruh Kota Bandung mencari pelaku," kata Nanang.
Menanggapi kasus vandalisme yang terjadi di lingkungannya, Kepala Camat Coblong, Krinda Hamidi Praja berterima kasih atas bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, masyarakat, dan pihak kepolisian yang sudah berupaya menemukan pelaku vandalisme.
"Sampai ada sayembaranya. Dan Alhamdulillah setelah polisi melacak keberadaan pelaku ini, akhirnya bisa tertangkap juga," ujar Krinda.
Meski semua orang geram dengan aksi vandalisme para pelaku, Krinda berharap, pelaku tetap menjalani hukuman sesuai dengan peraturan yang berlaku.
"Sudah ada dua daerah yang dicoret-coret fasilitasnya, yakni di Cikapayang dan Babakan Siliwangi. Bandung ini dijaganya oleh kita-kita juga. Kita, kan, inginnya Bandung itu aman, tenteram, dan indah. Ya, semoga jadi ada efek jeranya untuk para pelaku," ujarnya mengenai pelaku vandalisme Babakan Siliwangi.
Berita Terkait
-
Polisi Resmi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Bojan Hodak Senang Lihat Bobotoh dan Aremania Berdampingan di Stadion GBLA
-
Persaingan BRI Super League Sengit, Marcos Santos Sebut Tiga Kandidat Kuat Juara
-
Menang atas Kesatria Bengawan Solo 84-69, Djordje Jovicic Puas dengan Performa Satria Muda
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
5 Fakta Mencengangkan di Balik Penetapan Tersangka Ustaz Syekh Ahmad Al Misry
-
Sempat Lumpuh 3 Jam, Arus Lalu Lintas Cibeber-Cianjur Kini Sudah Bisa Dilalui Kedua Arah
-
426.000 Agen Mekaar, Bukti Nyata Ekspansi Layanan Keuangan BRI Group
-
Tangis Haru Ihsan, Siswa Viral yang Putus Sekolah Kini Dijamin Wagub Jabar Hingga Lulus