Masih dalam posisi terlentang dan dipukuli, tiba-tiba sorot cahaya senter menerangi mereka dan akhirnya orang-orang tersebut berhenti memukuli Herlan.
Herlan lalu ditolong oleh warga dan langsung dibawa ke klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan dan perawatan. Selain itu, Kadus (kepala dusun, red) setempat langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Surade.
"Saya dibawa menggunakan sepeda motor ke klinik terdekat, dibonceng sama majikan," ucap Herlan.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Surade, Bripka Irvan Setiawan menjelaskan, pada hari Minggu, (16/1/2022), Herlan dirujuk ke RS Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
“Korban mengalami luka pada pelipis mata, lebam, bibir sebelah kiri atas luka robek, tulang hidung patah dan terjadi keretakan pada gusi,” kata Bripka Irvan.
Unang atau yang akrab disapa Wa Belong (45 tahun), warga Kampung Ciranca, Desa Buniwangi, salah satu saksi yang pertama kali menemukan Herlan di lokasi kejadian, sangat terkejut melihat ada orang yang sedang dihimpit dengan wajah penuh darah oleh sejumlah orang sambil membawa senjata tajam.
"Saat itu sekira pukul 22.00 WIB, saya perjalanan dari Kampung Jaringao mau pulang ke rumah di Kampung Ciranca, melintasi jalan Babakapanpanjang tersebut. Di tengah jalan, sempat berpapasan dengan motor Vixion, namun saya tidak kenal siapa yang bawa motor itu, apalagi bawa motornya kayak buru-buru gitu," kata Wa Belong.
Sesampai ditempat kejadian, Wa Belong mendengar suara rintihan orang di tengah kegelapan.
"Saya turun dari kendaraan dan menyenterkan lampu batre sekira jarak 2 meter, ternyata ada orang yang terlentang dengan wajah penuh darah sedang dihimpit dari atas oleh dua orang. Kedua orang tersebut membawa golok," terang Wa Belong.
Selang lima menit kemudian, datanglah Muhyar dengan menggunakan motor Vixion (motor yang tadi sempat berpapasan dengan Wa Belong, red).
Muhyar merupakan orangtua yang anaknya kehilangan motor di daerah tersebut. Diketahui, motor anaknya yang hilang itu memiliki tipe dan jenis yang sama dengan kendaraan milik Herlan.
Muhyar lalu mendekati Wa Belong dan orang-orang yang sedang menghimpit Herlan. Muhyar meminta salah satu orang yang sedang menghimpit Herlan untuk memeriksa motor milik Herlan untuk memastikan apakah motornya sama dengan motor anaknya yang hilang.
"Aduh, beda pak!," kata salah satu orang yang memukuli Herlan tersebut kepada Muhyar, papar Wa Belong.
Setelah itu, Herlan dilepaskan dari himpitan kedua orang tersebut. Herlan sempat berusaha bangkit dan berdiri, namun ia tidak kuat karena kondisinya saat itu cukup memprihatinkan setelah mendapatkan banyak pukulan dari sejumlah orang tak dikenal tersebut.
Tak lama kemudian, datanglah warga setempat serta majikan Herlan ke lokasi kejadian dan langsung membawa Herlan ke bidang terdekat, lalu dirujuk ke Puskesmas Buniwangi.
Berita Terkait
-
Hendak Ikut Demo di DPR, Ratusan Pelajar Asal Cirebon hingga Indramayu Dicegah Polisi
-
Di Balik Kematian Balita Sukabumi: Dokter Bantah Cacing 1 Kg dan Ungkap Riwayat Pengobatan Janggal
-
Satu Desa di Sukabumi Bakal Diberi Obat Cacing, Menkes Budi: Balita Raya Meninggal Bukan Cacingan!
-
Meninggal Bukan Karena Cacingan, Dokter Jelaskan Penyebab Cacing ke Luar Dari Tubuh Balita Raya
-
Dedi Mulyadi Klarifikasi Orang Tua Raya, Balita yang Meninggal Dipenuhi Cacing Bukan ODGJ
Terpopuler
- Jari Buntung Usai Caesar di RS Islam Pondok Kopi, Pasien BPJS Tolak Kompensasi Rp275 Juta
- Driver Ojol yang Dilindas Rantis Polisi di Pejompongan Tewas!
- FC Twente Suntik Mati Karier Mees Hilgers: Dikasih 2 Pilihan Sulit
- Driver Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Brimob Bernama Affan Kurniawan
- Innalillahi! Pengemudi Ojol yang Dilindas Mobil Rantis Brimob Meninggal Dunia
Pilihan
-
Affan Kurniawan Dilindas Brimob, Raksasa Liga Prancis Suarakan Keadilan
-
Jurnalis Surabaya Jadi Korban Ricuh Demo di Depan Gedung Negara Grahadi
-
3 Rekomendasi HP Xiaomi Rp 2 Jutaan RAM 8 GB, Lebih Lancar Ngegame
-
Investor Panik Buat IHSG Rontok di 7.830, Isu Keamanan Domestik jadi Sorotan
-
Pekerja Kawasan Sudirman Diminta Pulang Cepat Imbas Demo Beruntun
Terkini
-
Puncak Anarki di Bandung! Aset Bersejarah MPR RI Ludes Dibakar Massa Aksi DPRD Jabar
-
Anarki di Demo DPRD Jabar: Massa Bakar Rumah Diduga Tempat Polisi Sembunyi Hingga Warga Terjebak
-
Kejutan di Demo Ricuh DPRD Jabar: Jenderal Bintang Dua Muncul, Diteriaki 'Militerisme' oleh Massa
-
Aksi Solidaritas Ojol di DPRD Jabar Ricuh: Molotov Dibalas Gas Air Mata, Massa Merangsek Masuk
-
Rumah MPR RI Ludes Dibakar Demonstran