SuaraJabar.id - Puluhan rumah di Kota Tasikmalaya rusak usai wilayah itu dilanda hujan deras dan angin puting beliung pada Selasa (25/2022) kemarin.
Sebagian rumah rusak akibat tertimpa pohin tumbang. Sebagian lainnya rusak akibat diterjang angin puting beliung dan angin kencang.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya Ucu Anwar mengatakan Pemkot Tasikmalaya telah menjanjikan bantuan dana untuk perbaikan rumah maupun fasilitas umum yang rusak akibat bencana alam angin puting beliung yang melanda Tasikmalaya.
"Untuk unit rumah penduduk diberikan bantuan untuk perbaikan dengan nominal sesuai hasil asesmen," kata Ucu, Kamis (27/1/2022) dikutip dari Antara.
Ia menuturkan angin puting beliung disertai hujan deras melanda wilayah Kota Tasikmalaya, Selasa (25/1), menyebabkan pohon tumbang dan kerusakan rumah serta fasilitas umum di beberapa titik.
Bencana itu, kata dia, menyebabkan kerusakan 43 rumah warga, kemudian tiga masjid, dua madrasah, satu stadion, kemudian pondok pesantren, dan kantor kecamatan.
Terkait kerugian materi akibat bencana itu, Ucu mengatakan masih dalam perhitungan petugas di lapangan, begitu juga masih diperhitungkan tingkat kerusakan rumah warga yang akan mendapatkan bantuan dana stimulan.
"Sedang dalam proses asesmen untuk menentukan besaran bantuan per unit," katanya.
Ia menyampaikan sesaat setelah terjadi bencana, jajarannya bersama petugas dari instansi lain langsung melakukan penanggulangan seperti mendistribusikan kebutuhan dasar warga yang terdampak bencana.
Baca Juga: Puluhan Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem Kemarin, BPBD Sleman Pastikan Nihil Korban Jiwa
"Kebutuhan dasar sudah diberikan kepada warga yang rumahnya terdampak," katanya.
Ia mengimbau masyarakat dalam situasi darurat bencana hidrometeorologi agar selalu waspada, siaga, dan mengenali bahaya dari segala ancaman bencana seperti banjir, puting beliung, dan pohon tumbang di lingkungan sekitar.
"Hujan dengan intensitas tinggi bisa mengakibatkan genangan, rumah roboh, dan bila disertai dengan angin terjadi pohon tumbang, longsor, dan sambaran petir," katanya.
Berita Terkait
-
Diterjang Banjir, 14 Desa di Sukoharjo Terendam dan Aktivitas Lumpuh
-
BMKG: Jabodetabek Berpotensi Diterpa Hujan Kilat dan Angin Kencang Hingga Sore
-
Diterpa Hujan dan Angin, Atap Stadion Indomilk Arena Rusak
-
BPBD Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jakarta Hingga Awal April
-
Hujan Deras Picu Banjir Parah di Pasuruan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
Aset Perusahaan Laku Terjual, Tapi Pesangon Eks Karyawan PT TML Sukabumi Tak Kunjung Cair
-
Garis Kuning Terpasang! Praktik Tambang Emas Ilegal di Cibitung Akhirnya Disikat
-
Usut Suap Lahan Tapos, KPK Cecar Pejabat MA Soal 'Jual Beli' Mutasi Hakim PN Depok
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi