- Gubernur Dedi Mulyadi menghadiri lepas sambut Kajati Jabar di Bandung pada Juni 2026 untuk memperkuat tata kelola pemerintahan.
- Pemerintah Provinsi Jabar dan Kejaksaan bersinergi melakukan mitigasi dini terhadap potensi penyimpangan hukum dalam pelaksanaan program pembangunan daerah.
- Kajati Jabar Sutikno berkomitmen memberikan pendapat hukum berkala guna memastikan seluruh regulasi daerah selaras dengan aturan pusat.
SuaraJabar.id - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menegaskan komitmennya untuk membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Hal tersebut disampaikan Dedi saat menghadiri acara lepas sambut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat di Bale Gede Gedung Pakuan, Bandung, Selasa (2/6/2026).
Gubernur KDM menekankan bahwa kunci utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang optimal adalah penguatan sinergi dan harmonisasi antarlembaga di seluruh tingkatan pemerintahan.
Dalam kesempatan tersebut, Dedi Mulyadi menyambut hangat kehadiran Sutikno sebagai Kajati Jabar yang baru.
Ia berharap kolaborasi strategis antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dan Kejaksaan dapat terus berlanjut guna memitigasi potensi pelanggaran hukum dalam pelaksanaan program pembangunan.
"Kita sinergi antarlembaga sebagaimana yang sudah dilaksanakan seperti tahun sebelumnya. Dilakukan percepatan, supporting, dan mitigasi setiap penyimpangan sejak dini," ujar Dedi Mulyadi, Kamis (4/6/2026).
Menurut KDM, pertemuan tersebut bukan sekadar seremonial belaka, melainkan langkah strategis untuk mengharmonikan visi seluruh unsur pemerintahan agar tercipta birokrasi yang responsif terhadap kebutuhan rakyat.
Sutikno resmi menjabat sebagai Kajati Jabar per 29 April 2026, menggantikan Hermon Dekristo. Adapun Hermon kini mendapatkan amanah baru sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Militer (Sesjampidmil) di tingkat nasional.
Kepada Hermon Dekristo, KDM menitipkan pesan agar peran barunya di Jakarta dapat memperkuat integrasi hubungan antara daerah dan pusat.
"Semoga Pak Hermon menjadi jembatan Pemprov membangun hubungan harmoni antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota dengan pemerintah pusat dan dengan jajaran TNI/Polri," tambah KDM.
Baca Juga: Prabowo Janji Penuhi Anggaran KPK hingga Kejaksaan Agung: Saya Tidak Mau Uang Rakyat Dicuri
Merespons harapan Gubernur, Kajati Jabar Sutikno menyatakan kesiapan jajarannya untuk berjalan beriringan dengan Pemprov Jabar serta seluruh pemerintah kota dan kabupaten di Jawa Barat.
Kejaksaan berkomitmen untuk mengambil peran proaktif sebagai mitra pendamping hukum. Salah satu terobosannya adalah pemberian pendapat hukum (legal opinion) secara berkala untuk memastikan setiap regulasi daerah selaras dengan aturan di atasnya.
"Kejaksaan akan memberikan pendapat hukum tanpa diminta terkait hal-hal tertentu yang akan memberikan dampak positif terhadap pemerintah daerah," tegas Sutikno. [Antara].
Berita Terkait
-
Prabowo Janji Penuhi Anggaran KPK hingga Kejaksaan Agung: Saya Tidak Mau Uang Rakyat Dicuri
-
3 Hari Penumbangan Pimpinan BGN, Dari Sidak Dapur Hingga Rompi Pink Dadan Hindayana
-
Drama Jemput Paksa Petinggi BGN: Dadan Diciduk di Bogor, Satu Tersangka Sembunyi di Hotel
-
KDM Buka Suara Soal Bandara Husein, Peluang Dibuka Kembali Sangat Besar
-
Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras: Nekat Titip Siswa di Sekolah Maung, Kepsek Langsung Dipecat
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan
-
Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor
-
Dedi Mulyadi: Pilkades di Jabar Tanpa Kertas Suara dan Penghitungan Lama