Scroll untuk membaca artikel
Galih Prasetyo
Minggu, 30 Januari 2022 | 10:29 WIB
Viral, Petugas Kargo Lempar Barang Penumpang, Ini Kata Lion Air ( Twitter /@Aryprasetyo85)

SuaraJabar.id - Seorang petugas  maskapai Lion Air yang menangani barang para penumpang dengan cara dilempar dan dibuang kasar mendadak viral di media sosial sejak Sabtu ( 29/1/2022). 

Video yang beredar luas di beberapa jejaring sosial media diantaranya Twitter menunjukkan bagaimana si petugas kargo memperlakukan barang para pelanggan.

Dalam video berdurasi 17 detik dengan latar area landasan pesawat tersebut terlihat dari kejauhan sebuah pesawat Lion Air yang terparkir di sana.  

Sorotan kamera yang diambil dari sebuah kendaraan di landas pacu bandara tertuju pada bagian belakang pintu pesawat yang menunjukkan adanya seorang petugas  yang sedang mengevakuasi barang barang milik para penumpang.  

Baca Juga: Viral Aksi Mengerikan Pelanggan yang Hampir Tebas Tukang Pangkas Rambut di Jonggol dengan Celurit

Akan tetapi sungguh sangat disayangkan cara si petugas kargo ini dalam memperlakukan barang para pelanggan maskapai tersebut tidaklah patut ditiru.  Ia melempar dan membuang dengan kasar satu persatu barang milik para penumpang ke arah bawah menuruni tangga pesawat yang kemudian ditangkap oleh rekannya. 

"Ih jahat amat sih, " kata suara si perekam video.  

Petugas kargo itu memang begitu kasar melemparkan barang barang berupa kardus,koper dan lain lain.  

Video ini pun langsung ramai beredar dan mendapat kecaman dari banyak pihak. Para warganet yang mengunggah ulang video itu menyayangkan sikap si petugas yang dianggap tak layak dalam menjaga fasilitas pelanggan.  

Seperti unggahan akun media Twitter milik @Aryprasetyo85 yang menyentil pihak maskapai Lion Air atas video tersebut.  

Baca Juga: Cara Unik Warga Syukuran Beli Motor Honda Scoopy Baru, Ritual Lindas Telur hingga Lempar Koin ke Tetangga

"Mohon atensinya @lionairgroup @LionAirID @lionparcel_ untuk petugas cargo ini.  Apakah begini cara menangani cargo yang benar?" cuitnya.

Load More