SuaraJabar.id - Dendi Hatoni alias Agus (45) benar-benar jadi ayah yang kejam. Tersangka dengan tega menjadikan anak kandungnya yang berinisial GAD (13) sebagain budak seks selama tiga tahun terakhir.
Peristiwa bejat itu baru diketahui ibu korban pada Desember 2021 yang merasa curiga dengan tingkah laku aneh suaminya bersama anaknya. GAD selama tiga tahun diancam sehingga takut untuk menceritakan nasib malang yang dialaminya.
Tersangka kerap melakukannya aksi dibelakang istrinya itu di sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi
Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan mengungkapkan, kasus itu mulai terkuak ketika ibu korban yang berinisial SM menonton televisi bersama tersangka Dendi.
Tak lama kemudian ibu korban masuk ke kamar untuk tidur.
"Sekitar 15 menit pelapor (ibu korban) keluar kamar untuk minum," kata Imron saat ditemui Mapolres Cimahi, Jalan Jenderal Amir Machmud, Kota Cimahi pada Kamis (3/2/2022).
Namun ibu korban merasa aneh melihat tingkah laku tersangka. Kemudian keesokan harinya barulah korban berani menceritakan peristiawa kelam yang harus dilaluinya selama bertahun-tahun.
Bocah tersebut mengaku sudah dicabuli dan disetubui ayah kandungnya sendiri sejak usia 10 tahun. Ketika itu korban masih duduk di bangku kelas IV SD, dan baru diketahui saat usia korban memasuki 13 tahun.
"Jadi diketahui ibunya, tertangkap tangan dan anaknya mengeluhkan sakit. Kemudian melaporkannya kepada pihak kepolisian," ujar Imron.
Baca Juga: Ratapan Pilu Ibu Bibi Ardiansyah Tiap Kali Gala Sky Menangis
Setelah melakukan penyelidikan, Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi akhirnya mengamankan tersangka, dan kekinian sudah ditahan di Mapolres Cimahi. Ayah kandung kejam tersebut terancam hukuman 10 tahun penjara.
"Tersangka dikenakan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," tandas Imron.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Suami Dwi Sasetyaningtyas Diprediksi Habiskan Uang LPDP Hampir Rp6 Miliar!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Berulangnya Kekerasan Anak: Bukti Negara Absen di Level Daerah?
-
Anak Tewas di Tangan Ibu Tiri, Lisnawati Cari Keadilan untuk Nizam
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Catat Tanggalnya! CGM Bogor 1-3 Maret 2026: Perayaan Unik Harmoni in Diversity
-
Komisi III DPR Kawal Ketat Kasus Kematian NS, Desak Jerat Ibu Tiri dengan Hukuman Maksimal
-
KPK Turun Tangan! Proyek Besar Pemkab Bogor Kini Diawasi Ketat Biar Tak Jadi Ladang Korupsi
-
Geger Korupsi Anggaran 2024-2025, Kantor Kesbangpol Sumedang Digeledah Jaksa
-
Aksi Dini Hari Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pimpin Korve Tambal Lubang Jalur Parung-Kemang