- Bupati Bogor Rudy Susmanto memimpin langsung perbaikan jalan berlubang di Parung, Ciseeng, dan Kemang pada Selasa dini hari.
- Perbaikan tersebut melibatkan kolaborasi lintas sektor termasuk Forkopimcam, ormas, KNPI, dan sinergi PUPR pusat serta daerah.
- Tujuan penambalan jalan adalah menutupi lubang sementara sebelum arus mudik Lebaran 2026 dimulai.
SuaraJabar.id - Jalan Raya Parung, Ciseeng, dan Kemang di Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang berlubang dan rusak, selama ini menjadi keluhan utama masyarakat.
Namun, kini ada aksi nyata yang patut diapresiasi Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memimpin langsung korve perbaikan jalan berlubang di tiga kecamatan tersebut pada dini hari, Selasa, 24 Februari 2026, sekitar pukul 02.30 WIB.
"Ya, sebelum kita bicara peresmian, tentunya kita bersyukur kepada Allah SWT. Allah sangat baik terhadap Kabupaten Bogor," ujar Bupati Rudy Susmanto, kepada wartawan.
Kegiatan korve ini melibatkan kolaborasi lintas sektor yang kuat, mencakup Forkopimcam (Parung, Kemang, Ciseeng), beberapa organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan seperti KNPI, Karang Taruna, BPPKB, PP, serta sinergi antara Kementerian PUPR dan Dinas PUPR Kabupaten Bogor.
"Kami memohon maaf kepada seluruh pengguna jalan di ruas jalan Parung, Ciseeng, Kemang, kami memang berupaya bersama-sama untuk menuntaskan beberapa perbaikan jalan yang belum selesai," kata Rudy.
"Kita tidak bicara kewenangan pusat, provinsi, kabupaten tapi yang kita niatkan bersama-sama mudah-mudahan tidak menjadi sebuah masalah dikemudian hari. Karena tujuan kami sama dengan amanah Bapak Presiden bahwa keselamatan masyarakat itu yang utama," tambah Rudy Susmanto.
Bupati Rudy menyampaikan terima kasih kepada Kapolsek, Danramil, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan kelompok masyarakat di wilayah sekitar yang turut serta membantu memperbaiki beberapa ruas lubang jalan.
"Kami memohon maaf hasilnya tidak akan maksimal, minimal menutup dulu sementara agar 2 minggu ke depan pada saat arus mudik Lebaran 2026 sudah mulai berjalan, masyarakat melakukan mudik ke kampung halamannya, beberapa lubang-lubang jalan yang ada sudah tertutup, mungkin tidak bisa tuntas 100 persen se-Kabupaten Bogor tapi kami mengupayakan bersama-sama," jelasnya.
Selain penambalan jalan, Pemkab Bogor bersama Dishub Kabupaten juga memperbaiki beberapa Penerangan Jalan Umum yang rusak.
Baca Juga: Hanya Mengaku Mencubit, ASN BPK Tersangka Penganiaya ART Tak Berkutik Saat Ditahan Polres Bogor
Rudy menegaskan bahwa upaya ini bukan hanya dilakukan malam ini, melainkan sudah berjalan sebelumnya dengan bantuan berbagai kelompok masyarakat.
Terkait administrasi dan kewenangan, Rudy Susmanto menjelaskan alasan mengapa Pemkab Bogor tidak mengambil langkah perbaikan dari awal.
“Kenapa kami tidak mengambil langkah dari awal, walaupun ini kewenangan pusat maka malam hari ini wujud pertanggungjawaban kami secara administratif menggunakan APBD, walaupun ini kewenangan pusat kami berkolaborasi dengan Kemen PUPR,” terangnya.
Ia berharap langkah ini tidak menjadi masalah di kemudian hari. "Tujuan kami hanya ingin proses ini berjalan cepat, arus mudik insya Allah 2 minggu lagi akan bergerak, maka sebelum arus mudik mulai berjalan kita optimalkan bersama-sama beberapa ruas jalan utama baik jalan nasional, jalan provinsi, maupun jalan kabupaten. Kami juga memahami beberapa jalan kabupaten masih banyak yang perlu perbaikan, kami kejar bersama-sama, kami tidak diam," tegasnya.
Berita Terkait
-
Hanya Mengaku Mencubit, ASN BPK Tersangka Penganiaya ART Tak Berkutik Saat Ditahan Polres Bogor
-
Kabupaten Bogor Kembali Raih Opini WTP: Bukti Nyata Transparansi di Bawah Kepemimpinan Rudy-Ade
-
Ngabuburit Bermanfaat! Menelusuri Jejak Perjuangan Rasulullah Dari Rambut hingga Busur Panah
-
Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
-
Tarawih Perdana Masjid Nurul Wathon Pakansari, Jamaah Meluber Hingga Selasar
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu
-
Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi
-
BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September
-
Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September
-
14 Tahun Jadi Mantri BRI, Dewi Natalia Bantu Warga Lampung Selatan Lepas dari Rentenir