SuaraJabar.id - Polisi wanita atau Polwan kini sudah menjadi pilihan profesi sebagain orang. Tak hanya soal gaji, namun menjadi Polwan membuat kita berkesempatan untuk menjadi penegak hukum yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Namun pernahkah Anda bertanya, apa sebenarnya fungsi Polwan? Apakah tugas polisi wanita sama tugasnya dengan polisi laki-laki? Berapa besarnya gaji polwan?
Sebelum membahas berapa besaran gaji Polwan, kita ulas terlebih dahulu mengenai sejarah Polwan, berikut uraiannya:
Polisi Wanita di Indonesia lahir pada 1 September 1948 di kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Pembentukan Polwan ini didasari tatkala Pemerintah Darurat Republik Indonesia menghadapi Agresi Militer Belanda ke II.
Saat itu terjadi pengungsian besar-besaran pria , wanita dan anak-anak meninggalkan tempat tinggal mereka untuk menjauhi titik-titik peperangan.
Untuk menghindari adanya penyusup, para polisi harus memeriksa semua pengungsi. Namun pengungsi perempuan menolak digeladah secara fisik oleh polisi pria.
Untuk mengantisipasi masalah tersebut, Pemerintah membentuk “Pendidikan Inspektur Polisi” bagi kaum wanita yang berdarah Minang.
Setelah mengetahui sejarah lahirnya Polwan, berikut adalah tugas-tugas Polwan:
• Menegakkan hukum
Baca Juga: Ada Gaji Pokok dan Beragam Tunjangan, Segini Total Gaji Kurir JNE
• Memberikan perlindungan , pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat
• Memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat
• Melaksanakan pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli terhadap kegiatan masyarakat dan pemerintah sesuai kebutuhan
Setelah melihat apa saja tugas-tugas Polwan, lantas berpakah gaji Polwan? Berikut rinciannya:
1. Gaji Polwan Golongan I Tamtama
Gaji Polwan pangkat ini adalah terendah, dan mendapat gaji perbulanya sebesar Rp.1.917.000 hingga Rp.2.960.700 untuk masa kerja 28 tahun.
Berita Terkait
-
5 Mobil Bekas dengan Cicilan Ringan Buat Karyawan Gaji UMR
-
Pasar Kerja Timpang, Belasan Juta Pekerja Dipaksa Terima Upah Murah
-
Jadi Pelatih Termahal di Kawasan ASEAN, Kualitas John Herdman akan Diuji
-
Sejak Kapan Gaji Minimum Jadi Benefit? Potret Buram Dunia Kerja Kita
-
Komentar Tidak Biasa Pelatih Asal Malaysia Soal John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Mengenal Simpadampro: Aplikasi Futuristik Damkar Bogor yang Bisa 'Ramal' Kebakaran
-
Kontrak Ratusan Ton Sampah Tangsel ke Cileungsi Terbongkar
-
Bikin Warga Gatal dan Bau Menyengat, Usaha Limbah B3 di Parungpanjang Disegel Pemkab Bogor
-
5 Surga Wisata Kuliner Kota Bogor yang Wajib Dicoba, Dari Legendaris hingga Kekinian
-
BRI-Kemenpora Dorong Atlet SEA Games 2025 Jadi Juara di Arena dan Finansial