SuaraJabar.id - Sebanyak 9 puskesmas di Kota Cirebon mengalami lockdown. Dari keterangan dinas kesehatan setempat, puskesmas lockdown disebabkan oleh terus bertambahnya tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar COVID-19.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon Edy Sugiarto mengatakan, puskesmas lockdown di Kota Cirebon mengakibatkan layanan kesehatan bagi masyarakat terganggu.
"Dinkes Kota Cirebon rontok, ada 6 dokter yang kena (Covid 19) di puskesmas," ungkapnya, Rabu (16/2/2022).
Ke - 6 dokter yang terpapar Covid 19 itu antara lain berasal dari Puskesmas Pulasaren, Puskesmas Sitopeng, Puskesmas Kesambi, dan Puskesmas Drajat.
Selain ke - 4 puskesmas itu, puskesmas lain yang lockdown masing - masing Puskesmas Perumnas Utara, Puskesmas Astanagarib, maupun Puskesmas Larangan.
Edy Sugiarto memperkirakan, persebaran kasus yang meningkat bukan hanya dari kurang taat penerapan protokol kesehatan (prokes), melainkan pula akibat kelelahan.
"Penyebabnya mungkin kelelahan dan bosen prokes," ujarnya.
Meski begitu, dia meyakinkan, Covid 19 di Kota Cirebon sudah memasuki tahap menyesuaikan dengan gejala flu biasa sebab pemberian vaksin yang masif.
"Dengan kondisi sekarang insya Allah akan berakhir. Kota Cirebon sudah mengarah menghadapi flu biasa," tutupnya.
Baca Juga: KSP: Pemerintah Tangani Pandemi Covid-19 Dengan Pendekatan Ilmiah, Bukan Emosi, atau Politik
Berita Terkait
-
Bank Cirebon Bangkrut: Izin Dicabut, Pemkot Respon Sikap OJK dan LPS
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
-
Nyanyian Sunyi di Bangunan Puskesmas Tua
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
-
Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
MUI Tasikmalaya: Ahmadiyah Sebagai Warga Negara Harus Dilindungi Sesuai Konstitusi
-
Waka BGN Minta Pekerja Keramba di Purwakarta Dijadikan Pengusaha Perikanan
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
143 Juta Orang Diprediksi Mudik, Menhub: Jawa Barat Jadi Titik Fokus
-
Skandal TPST Bantargebang Naik ke Penyidikan: KLH Serius Proses Hukum Pengelola Gunung Sampah