SuaraJabar.id - Angin puting beliung memporak-porandakan tenda pedagang hingga rumah yang berada di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Sabtu (19/2/2022) sekitar pukul 15.00 WIB.
Munculnya fenomena gulungan angin itu sempat diabadikan oleh kamera warga hingga viral di media sosial.
Berdasarkan video yang beredar, terlihat tenda pedagang yang terhampar di sekeliling kawasan Alun-alun Lembang beterbangan disapu angin dengan kecepatan tinggi.
Dari kawasan Alun-alun Lembang tersebut angin puting beliung kemudian bergeser ke permukiman warga, tepatnya di Kampung Situ PPI, RW 16, Desa Lembang.
"Betul telah terjadi angin puting beliung sekitar pukul 15.00 WIB, di Alun-alun dan Kampung Situ PPI," ujar Babinsa Desa Lembang Peltu Budhiyono
Berdasarkan keterangan warga, kata Budhiyono, tak ada hujan sebelum terjadinya terjangan angin puting beliung tersebut. Warga hanya mendengar suara gemuruh hingga tiba-tiba angin puting beliung muncul.
"Jadi anginnya ini dari arah Alun-alun Lembang baru ke kampung," ucap Budhiyono.
Berdasarkan hasil assesment, akibat peristiwa tersebut total ada 10 rumah warga yang terdampak. Namun hanya satu rumah yang mengalami kerusakan dengan kategori rusak berat.
"Saat kejadian itu ada baja ringan berukuran 4x6 meter milik warga tersapu angin, kemudian menimpa dua rumah di depannya. Tapi yang rusak berat hanya 1 rumah, sisanya ringan. Kerugian jiwa nihil untuk materi diperkirakan Rp 7 juta," ucap Budhiyono.
Baca Juga: DPRD Bandung Barat Ungkap Permasalahan yang Sempat Bikin Nakes RSUD Cikalongwetan Mogok Kerja
Usai kejadian pihaknya langsung melakukan assessment dan perbaikan sambungan listrik yang sempat terputus. Warga pun langsung melakukan pembersihan material yang beterbangan.
"Kami langsung koordinasi dengan PLN untuk memperbaiki sambungan listrik yang sempat terputus dan koordinasi dengan warga untuk mendata dampak kejadian," pungkas Budhiyono.
Berita Terkait
-
BPBD Bingung! Tak Ada Hujan, Bongkahan Es Seukuran Kepala Bocah Jatuh Jebol Atap Rumah di Bantul
-
Viral Jajan di Wisata Cibodas, Beli Mie Rebus dan Nasi Goreng Bayar Hampir Seperempat Juta
-
Praktik 'Nuthuk' Harga Muncul Lagi di Malioboro, Wisatawan Keluhkan Es Jeruk Rp20 Ribu per Gelas
-
Usai Diterjang Puting Beliung, Ratusan Rumah di Bandung Barat Rusak
-
Pramono Anung Pastikan Penataan Taman Puring Tak Gusur Pedagang Kecil
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
17 Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Pemilik Warung di Karawang, Ini 5 Fakta Kasusnya
-
Kawal Kasus Kekerasan Seksual Anak, Bupati Karawang Minta Polisi Usut Tuntas
-
Tren Self-Development di Kalangan Gen Z Menguat, 93 Persen Berminat Poles Diri
-
Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun
-
Tanpa Waktu Istirahat, Maung Bandung Langsung Alihkan Fokus ke Markas Melbourne Victory