Scroll untuk membaca artikel
Galih Prasetyo
Jum'at, 04 Maret 2022 | 12:23 WIB
Aksi massa kepada seorang pengendara mobil di Bandung (Ist)

SuaraJabar.id - Sebuah mobil hancur jadi sasaran amuk warga. Sopir mobil bahkan nyaris tewas dikeroyok massa. Peristiwa ini terjadi  di Desa Rancamalang, Margaasih, Kabupaten Bandung, Jumat ( 4/3/2022 ) sekitar pukul 09.10 WIB. 

Video mobil yang hancur diamuk massa itu pun viral di media sosial. 

Dalam cuplikan rekaman amatir milik warga di lokasi kejadian yang diunggah ulang oleh akun Instagram @infojawabarat memperlihatkan suasana ricuh di jalan wilayah Desa Rancamalang. 

Mobil jenis kijang kapsul bernomor polisi  D1058ZS  dikerumuni massa yang mengamuk. Diduga mobil tersebut melakukan tabrak lari. 

Baca Juga: Marak Kejahatan Jalanan, Polres Sleman Imbau Masyarakat Tak Main Hakim Sendiri

Suasana semakin memanas saat si pengendara mobil panik saat dikepung massa. Bukannya turun dari mobil, ia malah memacu kendaraannya. Akibatnya mobil melindas 3 motor. Kondisi ini semakin membuat massa semakin beringas. 

Dari rekaman video itu tampak massa memukul mobil dengan sejumlah benda tumpul. Polisi yang berada di lokasi kejadian pun tampak sulit menghalau aksi massa. 

Merasa terkepung oleh ratusan massa yang mengamuk, mobil itu malah kembali tancap gas dan berusaha melarikan diri. Teriakan warga yang mengejarnya membahana di sekitar lokasi kejadian. 

Pada video berikutnya, mobil berhasil dikepung oleh massa. Tampak pengendara mobil menjadi bulan-bulanan massa, beruntung petugas polisi masih bisa mengamankannya. Sementara mobil yang dikendarainya telah hancur terparkir di pinggir jalan. 

Belum diketahui pasti soal penyebab massa begitu beringas hingga menghancurkan mobil dan mengeroyok pengendara mobil. 

Baca Juga: Soal Fenomena Main Hakim Sendiri, Sosiolog UGM: Kemampuan Mengendalikan Diri Masih Rendah

Unggahan yang telah beredar luas ini menuai kritik dari para warganet yang tak setuju atas tindakan anarki para massa. 

"Kalau yang mobil salah harus dihukum, yang ngerusakin mobil dan memukul supirnya juga harus dihukum dan ditangkap baru itu adil," komen akun @resty***.

"Takutnya salah sasaran lagi aja kayak yang kasus kakek kakek kemarin itu," tambah akun lain @kiki***.

"Setiap tindakan akan dimintai pertanggungjawaban, jangan jadi hakim ilegal," kata akun @asmo***.

Diketahui supir mobil tersebut telah diamankan dan dibawa ke Mapolsek Margaasih, sementara mobilnya masih teronggok di lokasi dengan kondisi ringsek. Video aksi massa di Bandung, klik di sini

Kontributor : Ririn Septiyani

Load More