SuaraJabar.id - Kasus kematian pasien COVID-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat, bertambah tiga orang. Sehingga hingga saat ini, total kasus kematian akibat COVID-19 di Garut menjadi 1.244 kasus sejak ditetapkan sebagai pandemi.
Humas Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Garut Yeni Yunita mengatakan, pasien COVID-19 yang meninggal dunia semuanya perempuan yakni usia 72 tahun warga Kecamatan Garut Kota dengan status vaksinasi dosis satu.
Selanjutnya warga berusia 49 tahun warga Kecamatan Leuwigoong, dan warga berusia 31 tahun warga Kecamatan Sukawening dengan status belum divaksinasi.
Yeni mengatakan wabah COVID-19 di Kabupaten Garut masih terjadi, setiap harinya dilaporkan masih ada kasus kematian dan kasus baru terkonfirmasi positif COVID-19.
Laporan terakhir pada Rabu (16/3/2022), kata dia, berdasarkan hasil tes usap PCR ditemukan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 34 kasus, dan hasil antigen terhadap orang yang kontak erat dengan pasien COVID-19 sebanyak 26 orang.
"Dengan demikian hasil verifikasi dan validasi data kasus jumlah keseluruhan sebanyak 60 kasus," katanya, Kamis (17/3/2022) dikutip dari Antara.
Meski ada kasus baru, kata Yeni, ada juga kasus pasien COVID-19 yang selesai menjalani isolasi mandiri maupun di rumah sakit hingga akhirnya dinyatakan sembuh dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa.
"Kasus konfirmasi positif COVID-19 telah selesai pemantauan bertambah sebanyak 132 orang," kata Yeni.
Secara keseluruhan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Garut sebanyak 30.256 kasus, terdiri dari 863 kasus isolasi mandiri, 94 kasus isolasi di rumah sakit, 28.055 kasus dinyatakan sembuh dan 1.244 kasus meninggal dunia.
Baca Juga: Update COVID-19 Jakarta 17 Maret: Positif 1.583, Sembuh 3.369, Meninggal 12
Tag
Berita Terkait
-
Kasus Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Tuntut Transparansi dan Sanksi Tegas
-
Menaklukkan Gunung Malabar: Dari Sabana Indah hingga Tanjakan Mematikan
-
Tabung Gas Bocor, Sebuah Lapangan Padel Meledak di Kabupaten Bogor
-
Vonis 8 Tahun Cuma Jalan 4 Tahun, Doni Salmanan Eks Crazy Rich Resmi Bebas Bersyarat!
-
Sidak Random! BGN Temukan Bangunan Tak Layak 'Mirip Goa' Jadi SPPG di Bandung Barat
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Apes! Begal Bercelurit di Karawang Babak Belur Dihajar Massa Usai Gagal 'Stut' Motor Korban
-
Siap-siap! Mei 2026 Jadi Awal Kemarau Panjang di Sebagian Besar Jawa Barat
-
Siswa SMP yang Dibawa Lari Agya Ditemukan, Polisi Ungkap Peran Driver Ojol dalam Rekaman CCTV
-
Resmi Ditutup! Plt Bupati Bekasi Segel TPS Ilegal Sriamur yang Beroperasi Belasan Tahun