SuaraJabar.id - Ahli Hukum Pidana Dr. Musa Darwin Pane mengatakan, tak menutup kemungkinan bahwa polisi bakal memanggil Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan terkait kasus yang menjerat Doni Salmanan.
Hal tersebut terkait donasi berupa paket sembako yang pernah dititipkan Doni Salmanan ke Ridwan Kamil dan Hengky Kurniawan.
"Saya rasa polisi mengembangkan lebih jauh, bisa jadi nanti akan memang Pak Hengky Kurniawan dan lain-lain yang terlibat menerima uang dari Doni Salmanan," kata Musa saat dihubungi Suara.com pada Senin (21/3/2022).
Seperti diketahui, sebelum kedok Doni Salmanan mulai terungkap, pria asal Soreang, Kabupaten Bandung itu sempat membagikan paket sembako yang secara simbolis diserahkan ke Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Hengky sendiri menerima satu truk box paket sembako yang dibagikannya kepada serikat pekerja di Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Seharusnya ketika itu, kata Musa, dua kepala daerah tersebut lebih hati-hati dan teliti menerima bantuan meskipun ketika itu situasinya memang banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan di tengah pandemi COVID-19.
"Terima yang itu juga harus jelas dalam rangka apa dan dari mana. Apalagi dalam jumlah uang yang cukup besar. Meskipun dalam tujuan untuk sosial dan sebagainya tapi tetep kita harus hati-hati," ujar Musa.
"Harus tanya awal mulanya. Tentu kan barang-barang hasil kekayaan atau yang diduga hasil kejahatan kan tidak layak kita bagikan untuk menjadi kegiatan bagi-bagi sembako," tambahnya.
Untuk itu, lanjut dia, Ridwan Kamil dan Hengky Kurniawan puya kans dimintai keterangan untuk mendalami kasus tersebut.
Baca Juga: Heboh Mertua Doni Salmanan Curhat Hidup Pas-pasan? Punya Utang dan Pengen Beli Motor
Sebab keduanya sempat menerima secara simbolis bantuan donasi berupa sembako meskipun dibagikan langsung kepada masyarakat.
Keterangan keduanya menurut Musa sangat penting untuk mengetahui motif di balik pembagian sembako tersebut. Dikhawatirkan aksi tersebut ada tujuan lain yakni untuk membuat masyarakat semakin percaya dengan Doni Salmanan.
"Nanti akan terungkap apakah betul-betul untuk sembako, sumbangan untuk membuat supaya orang makin membuat percaya sama Doni Salmanan dan dia semakin dewasa dalam melakukan kejahatan. Nah itu justru turut membantu melakukan kejahatan," pungkasnya.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Menyambung Titik-Titik Wisata: Pentingnya Integrasi Transportasi Udara dan Industri
-
BRI Hadirkan THR Lebaran 2026 dalam Bentuk Emas, Ini 6 Cara Transfer di BRImo
-
Tetap Aman dan Nyaman Selama Lebaran 2026: BRI Sabrina WhatsApp 24 Jam Bantu Nasabah Lebih Cepat
-
Pantauan Langit Kapolda Jabar: Exit Tol Parungkuda "Adem Ayem", Puncak Mudik Ternyata Sudah Lewat
-
Mudik Seru ke Sukabumi! Anak Bisa Main Lego, Ayah Pijat Refleksi di Pos Penyu Gadobangkong