SuaraJabar.id - Warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat masih mengeluhkan kelangkaan minyak goreng. Padahal, stok minyak goreng kemasan di beberapa daerah langsung melimpah sesaat setelah pemerintah mencabut subsidinya.
Ahmad (34) salah seorang pedagang sembako membenarkan terjadi kelangkaan minyak goreng, terutama jenis curah yang saat ini diincar karena lebih murang dibandingkan kemasan.
“Saya mah dari kemarin memilih tidak menjual minyak goreng, karena selain stok yang tidak jelas, juga harganya mahal,” kata Ahmad, Senin (21/3/2022).
Para pedagang sembako di Pasar Cipanas mengaku tidak tahu kenapa minyak goreng langka, padahal di minimarket atau supermarket berlimpah saat pemerintah pusat mencabut harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp14 ribu per liter, lalu dikembalikan ke harga pasaran.
“Iya kang jarang sekarang minyak goreng, tidak tahu kenapa,” terangnya.
Kabid Perdagangan Diskoperindagin Kabupaten Cianjur, Agus mengatakan, kelangkaan minyak goreng karena kurang suplai dari distributor.
“Kemasan langka, apalagi minyak goreng curah yang saat ini banyak dicari masyarakat,” kata Agus saat dihubungi melalui telepon.
Berita Terkait
-
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
-
Ini Dia Autothermix, Alat Pemusnah Sampah Tanpa Bahan Bakar Fosil
-
MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000
-
Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik
-
Bupati Cianjur Wahyu Ferdian Bercita-cita Cepat Meninggal
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Cuma Beda 20 Meter! Tetangga Tega Habisi Nyawa Perempuan di KBB Gara-gara Dendam Ternak Domba
-
Buntut Longsor Bocimi KM 72, BPJT Instruksikan Evaluasi Total Seluruh Aset Tol
-
Warga Bogor Cek Jalur! Rekayasa Lalin 3,2 Km Diberlakukan Saat Kirab Budaya Sore Ini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Update Jalur Tambang Parungpanjang, Sekda Bogor Ungkap Proses Appraisal dan Skema Hibah Lahan