SuaraJabar.id - Restoran dan warung makan di Kota Bandung diperkenankan untuk tetap buka pada siang hari selama bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah.
Pengusaha jasa makanan seperti kafe, warung makan dan restoran boleh beroperasi pada siang hari asalkan menggunakan penutup seperti tirai agar tidak mencolok dan untuk menghargai umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Plt Wali Kota Bandung Yana Mulyanan mengatakan, hal tersebut sebagai bentuk penghargaan terhadap pemeluk agama lain yang tak menjalankan ibadah puasa.
"Kita juga harus menghargai warga Kota Bandung pemeluk agama lain yang mungkin tidak melaksanakan puasa. Yang pasti jangan terlalu mencolok lah tolong juga menghargai yang sedang puasa," ujar Yana, Rabu (30/3/2022).
Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung tak melarang pengusaha rumah makan di Bandung untuk buka selama bulan suci Ramadhan.
Hanya saja, MUI meminta agar rumah makan atau restoran tidak buka dengan vulgar dalam berniaga.
“Ya tentu kami mengimbau restoran yang biasa terbuka secara umum, dibuka menjelang buka (berbuka puasa),” kata Ketua MUI Kota Bandung Miftah Faridl dikonfirmasi, Selasa, 29 Maret 2022.
Kata Miftah, antarumat beragama harus saling menghargai. Maka dari itu, pihaknya tak melarang tempat usaha makan untuk buka selama puasa. Hanya saja pemilik tetap memerhatikan etikanya.
“Kalau ada tempat tertentu, katakanlah tamu mungkin, diusahakan jangan demonstrasi. Jangan terlalu vulgar lah ya,” ujarnya.
“Betul, menghargai juga. Saling menghormati lah,” tambahnya.
Berita Terkait
-
Beckham Kirim Pesan untuk Bobotoh: Doa Kalian Jadi Energi Persib Hadapi Manila
-
The Jakmania Titip Pesan Jelang Persija Jakarta vs Persib Bandung di Tengah Gejolak Demo di Jakarta
-
Anjing Pitbull Lepas Serang Bocah 9 Tahun di Bandung, Korban Luka Parah di Kepala dan Telinga
-
Situ Cileunca Menyusut 40 Meter, Ancaman Air Bersih Mengintai Bandung Raya
-
Romantis Sekaligus Realistis & Alasan Lain yang Bikin Harus Nonton Film "Dan Bandung" di Bioskop
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK
-
Usai Bappenda dan BKPSDM, Kini Giliran Disdik Bogor Digeledah KPK
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas