SuaraJabar.id - Stasiun Cikarang direvitalisasi dalam rangka meningkatkan pelayanan pengguna jasa kereta api. Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, kini Stasiun Cikarang kini lebih modern dan megah dengan kapasitas yang lebih besar melalui pekerjaan revitalisasi
Dalam revitalisasi itu, stasiun Cikarang menambah empat peron dengan delapan jalur rel aktif mampu melayani pengguna jasa kereta api lokal, komuter, hingga jarak jauh.
Budi menyebutkan total anggaran yang terserap untuk kegiatan revitalisasi Stasiun Cikarang mencapai Rp412 miliar bersumber dari PHLN Loan JICA senilai Rp264 miliar serta Surat Berharga Syariah Negara sebesat Rp148 miliar.
Gedung pelayanan stasiun juga mengalami perluasan menjadi 2.067,9 meter persegi dan mengubah level crossing menjadi overpass pada lantai dua bangunan stasiun untuk memastikan keselamatan dan keamanan pengguna jasa layanan kereta api.
"Dengan meningkatnya kapasitas stasiun dan jalur, frekuensi kereta api yang melintas juga akan semakin tinggi. Jika penumpang dibiarkan melintas melalui jalur kereta api aktif, dikhawatirkan akan mengancam nyawa dan berpotensi menimbulkan korban jiwa," ucapnya Budi mengutip dari Antara.
Budi melanjutkan lantai dua bangunan Stasiun Cikarang juga dipersiapkan menjadi area komersial pada pengembangan selanjutnya sehingga nantinya calon penumpang dapat mengisi waktu dengan berbelanja di kios-kios yang tersedia sambil menunggu keberangkatan kereta.
Kementerian Perhubungan juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan aksesibilitas masyarakat dari dan menuju Stasiun Cikarang sekaligus menghadirkan layanan terintegrasi antarmoda berupa layanan Bus Damri.
Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan Stasiun Cikarang ini dibangun dengan uang Negara melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) hingga menjadi aset Negara yang menjadi landasan dari surat berharga tersebut.
Stasiun Cikarang kini mampu melayani 24 perjalanan kereta api jarak jauh, 12 perjalanan lokal, dan 92 perjalanan kereta api komuter dalam setiap harinya. Jumlah ini merupakan capaian dari revitalisasi stasiun yang mampu meningkatkan hampir dua kali lipat dari jumlah perjalanan sebelumnya.
Baca Juga: Pulang Kampung Naik Kereta di Stasiun Cikarang Sekarang Bisa, Cek Kota Tujuannya!
Revitalisasi stasiun juga berdampak pada peningkatan jumlah penumpang yang memanfaatkan Stasiun Cikarang dari semula 5.000 penumpang per hari menjadi 28.000 penumpang untuk layanan komuter.
Peningkatan serupa juga terjadi pada penumpang layanan kereta api lokal yang tercatat melonjak dari 500 penumpang per hari menjadi 2.000-3.000 penumpang per hari. Sementara untuk layanan kereta api jarak jauh di Stasiun Cikarang mencapai jumlah rata-rata sebesar 400 orang per hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku