SuaraJabar.id - Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan mengancam akan memberikan sanksi pidana bagi para pelaku perang sarung atau tawuran yang menggunakan sarung.
Imron mengatakan, aksi perang sarung susah ada niat melukai meskipun awalnya hanya lelucon saja. Sebab, di dalam sarung terdapat benda-benda keras dan tajam yang bisa melukai.
"Kalau misal pidana akan kami proses, kalau terjadi korban. Karena tawuran ini sudah ada niat untuk melukai, sudah ada niat melakukan pidana," tegas Imron saat ditemui di Alun-alun Cimahi pada Senin (11/4/2022).
Seperti diketahui, dalam beberapa hari terakhir di bulan suci Ramadan ini, aksi perang sarung antaremaja terjadi di wilayah hukum Polres Cimahi.
Yakni Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB). Tawuran yang menggunakan sarung tersebut dilakukan lewat tengah malam.
Imron mengatakan, aksi perang sarung sangat membayakan baik bagi para pelaku maupun masyarakat sekitar. Untuk itu, pihaknya meminta para remaja khususnya untuk menjaga kesucian bulan suci Ramadan ini.
"Rata-rata yang perang sarung ini anak-anak masih kecil tapi membahayakan dan bisa menjadi pidana. Karena Perang sarung ini tidak kosong, sarung yang diisi batu-batuan dan senjata tajam lainnya," sebut Imron.
Untuk mengantisipasi kejadian serupa, Imron sudah mengintruksikan Polsek jajaran di Kota Cimahi dan Bandung Barat serta Sat Sabhara untuk meningkatkan patroli.
"Kami sudah perintahkan kepada kapolsek jajaran dan Sabhara untuk melaksanakan patroli, ditingkatkan lebih intensif khususnya setelah buka puasa sampai menjelang sahur," tandasnya.
Baca Juga: Ramadhan Kelabu, Seorang Remaja di Kabupaten Tegal Tewas Usai Ikut Perang Sarung
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
4 Rekomendasi Serum Wajah di Bawah Rp150 Ribu, Murah tapi Kualitasnya Top Bikin Auto Ganteng
-
'Nggak Ada yang Gitu-gitu', Respons Singkat Dedie Rachim Justru Tambah Kekecewaan Warga Kayumanis
-
Warga Munjul Merasa Dikelabui! Proyek PSEL Pemkot Bogor Tuai Penolakan Keras
-
Tambang Ditutup 7 Bulan, Bupati Bogor Minta Dedi Mulyadi Beri Kepastian Warga
-
Gunakan Dana Rp100 Miliar, Anggaran Konstruksi Jalur Khusus Tambang di Bogor Siap Digenjot