SuaraJabar.id - Warga Kota Tasikmalaya, Jawa Barat bisa mendapatkan minyak goreng curah murah dari operasi pasar murah yang bakal digelar oleh distributor yang ada di wilayah tersebut.
Pasalnya, Wali Kota Tasikmalaya menginstruksikan 13 distributor agar menggelar operasi pasar murah minyak goreng untuk masyarakat dalam rangka mengendalikan harga yang selama ini masih tinggi di pasaran.
"Seperti saat ini dilakukan operasi minyak goreng murah secara mandiri," kata Kepala Bidang Pengembangan dan Pengendalian Perdagangan pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (KUMKM Indag) Kota Tasikmalaya, Hendro Haryoko di Tasikmalaya, Rabu (13/4/2022) dikutip dari Antara.
Ia menuturkan Wali Kota Tasikmalaya menginstruksikan kepada 13 distributor minyak goreng agar melakukan operasi pasar murah minimal satu kali dalam sebulan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Instruksi itu, kata dia, disambut baik oleh distributor, dan sementara baru dilakukan di Toko Barokah, Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya yang disambut masyarakat karena harganya murah Rp 15.300 dibandingkan harga pasaran Rp 19.500 per kg minyak curah.
"Saya dapat informasi, sudah ada beberapa distributor yang siap," kata Hendro.
Jika operasi pasar minyak goreng curah itu masih mahal, kata dia, Pemkot Tasikmalaya akan tetap meminta distributor untuk terus menggelarnya agar harga selama Ramadhan ini bisa stabil.
"Nanti kami lihat setelah Idul Fitri, permasalahan minyak goreng seperti apa, mudah-mudahan melandai," katanya.
Penjualan minyak goreng curah dengan harga murah itu diberikan kepada masyarakat dengan syarat menunjukkan kartu tanda penduduk untuk ditukar dengan kupon.
Baca Juga: Resep Brownies Chips yang Viral di TikTok, Caranya Mudah dan Hasilnya Super Renyah
Penanggung jawab Toko Barokah sebagai agen penjualan minyak goreng Hendri Wijaya mengatakan minyak goreng yang disediakan untuk operasi pasar murah sebanyak 4 ton dan kemasan 260 dus.
Ia menyebutkan untuk minyak goreng curah dijual Rp 15.300 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan dijual dengan harga Rp44 ribu isi 2 liter atau sedikit lebih murah daripada harga pasaran.
"Sasaran operasi ini adalah masyarakat, karenanya pembelian dibatasi, kalau biasanya maksimal boleh 20 kilogram untuk minyak goreng curah," katanya.
Salah seorang pembeli Wiwi (40) menyatakan adanya minyak goreng curah dengan harga cukup murah itu cukup terbantu karena lebih murah dibandingkan harga biasanya di pasaran.
"Saya beli 3 kilogram buat keperluan sehari-hari, dan persiapan mau Lebaran," kata ibu rumah tangga itu.
Tag
Berita Terkait
-
Setahun Tak Berfungsi, Eskalator Sky Bridge Stasiun Bojonggede Dikasih Karangan Bunga
-
Usai Diterjang Puting Beliung, Ratusan Rumah di Bandung Barat Rusak
-
Jelang Natal dan Tahun Baru, Mendagri Tekankan Pentingnya Penyaluran Bansos & Operasi Pasar
-
Viral Diduga Pungli Jembatan Gantung di Tasikmalaya, Padahal Dibangun KemenPU
-
Kali Bekasi Kembali Menghitam dan Berbusa
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer
-
Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan
-
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan
-
KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026