SuaraJabar.id - Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat bakal membangun ruas jalan kabupaten di di Kecamatan Pasirkuda sepanjang 18 kilometer.
Untuk mewujudkan pembangunan jalan tersebut, Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan pihaknya telah menyiapkan anggaran Rp 50 miliar.
mengatakan pembangunan jalan kabupaten yang menggunakan APBD tahun 2022 ini akan dilakukan secara bertahap dengan skala prioritas jalan menuju tempat wisata dan pusat perekonomian.
"Kita sudah menganggarkan pembangunan jalan kabupaten ratusan miliar, termasuk untuk pembangunan ruas jalan Sinagar-Cipelah di Kecamatan Pasirkuda sepanjang 18 kilometer sebesar Rp 50 miliar. Namun untuk tahap awal akan dibangun 1,4 kilometer dengan cara betonisasi," katanya, Senin (25/4/2022) dikutip dari Antara.
Ia menjelaskan pembangunan jalan ini bisa kembali dilakukan, setelah dalam dua tahun terakhir, anggaran yang ada sempat difokuskan untuk penanganan COVID-19.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Cianjur, Eri Rihandiar, mengatakan tahap awal pembangunan jalan sepanjang 18 kilometer di Kecamatan Pasirkuda, tepatnya ruas jalan Sinagar-Cipelah sedang diupayakan.
“Tahun 2022 jalan Sinagar-Cipelah ditangani sepanjang 1,4 kilometer dengan pagu anggaran Rp 3,8 miliar, sedangkan sisanya akan dikerjakan dengan total anggaran Rp 50 miliar dari APBD menggunakan konstruksi beton," katanya.
Pihaknya menargetkan tahun 2023, ruas jalan kabupaten yang rusak di wilayah selatan Cianjur dapat tuntas ditangani seluruhnya, sehingga tidak ada lagi keluhan aktivitas warga terhambat karena buruknya infrastruktur.
"Kita targetkan setiap tahun perbaikan dan pembangunan jalan sesuai target bupati 1.000 kilometer jalan baik," katanya.
Baca Juga: DPRD Jabar Desak Pemerintah Pusat Cabut Moratorium Pemekaran Wilayah, Ini Alasannya
Berita Terkait
-
Kemarau Mulai Terasa, Debit Ciliwung di Bendungan Katulampa Turun Drastis
-
Promo Aqua Jawa Barat 2026: Cara Ikutan Aqua 100% Untung!
-
Aksi Berjalan di Atas Bara Api Warnai Perayaan Shejit Dewa Bumi di Bekasi
-
Nasib Islamic Centre Bekasi, Proyek Rp50 Miliar yang Kini Terbengkalai
-
Hamparan Eceng Gondok Selimuti Kali Blencong di Bekasi
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas
-
Pemprov Jabar Resmi Kawinkan 13 SMK Maung dengan Puluhan Industri
-
Ogah Buru-buru Aktifkan SPP SMA/SMK, Dedi Mulyadi Pilih Benahi Pengelolaan Dana BOS
-
Dari Negeri Rantau ke Pesisir Indramayu, Rosyidah Bangun Usaha Olahan Laut Bersama BRI
-
Usai Habisi Yani di Kebun Jati Sagaranten, Pelaku Delon Jampank Sempat Unggah Video Penemuan Mayat