SuaraJabar.id - Aparatur sipil negara atau ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat diizinkan untuk mudik ke kampung halaman menggunakan mobil dinas saat mereka cuti atay liburan hari raya Lebaran 2022.
Izin itu diberikan langsung oleh Bupati Garut Rudy Gunawan. Dengan syarat selama penggunaanya masih berada diwilayah Priangan atau Jawa Barat.
“Untuk kendaraan dinas, sepanjang digunakan di Garut dan Priangan atau Jawa Barat itu boleh saja, karena tidak menutup kemungkinan, banyak ASN yang tidak memiliki mobil pribadi. Kecuali kalau mau ke tempat lain di luar Jawa Barat harus ada izin dulu dari kita,” tegas Rudy dikutip dari Kapol.id--jejaring Suara.com, Senin (25/4/2022).
Selain itu lanjut Rudy, selama masa cuti Idu Fitri 1443 H. pihaknya pun telah memperbolehkan ASN dilingkungan Pemkab Garut untuk mudik.
Terkait pemberian THR (Tunjangan Hari Raya) yang selama ini banyak diperbincangkan para ASN, Rudy pun menerangkan bahwa THR untuk semua ASN dilingkungan Pemkab Garut sudah diberikan sejak Rabu lalu.
Karena, jika ada keterlambatan dalam penerimaannya lanjut Rudy, pihaknya tidak akan segan-segan menegur para kepala dinas terkait, karena menurutnya, keterlambatan penerimaan THR merupakan kelalaian dinasnya masing-masing.
“Jika masih ada ASN yang belum menerima THR, maka itu terjadi karena ada kesalahan dari dinasnya selaku pengguna anggaran,” tegasnya.
Disinggung mengenai open house yang biasa diselenggarakan, Rudy pun menjelaskan bahwa untuk Lebaran tahun ini pihaknya tidak akan menggelar open house.
Meski demikian katanya, ia tetap akan menerima kunjungan silaturahmi biasa saja.
Baca Juga: Meski Belum Cukup Tinggi, Ciri Khas Lalu Lintas Mudik Lebaran Sudah Tampak di Jalur Utama Cianjur
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Gunakan Uang APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah dan Bayar Utang, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi
-
BPK Apresiasi Transformasi Kementerian Hukum, Tata Kelola Terus Didorong Menguat
-
Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Padi Sumedang Terbantu Tekan Biaya Produksi
-
Dorong Pencegahan Penyakit, Waketum PSI Sebut Program Cek Kesehatan Gratis Perlu Diperkuat
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita