- DPN PERADI Profesional menggandeng Universitas Indonesia untuk menyelenggarakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat di Jakarta pada Oktober 2026.
- Program yang diikuti sekitar 600 peserta ini bertujuan memperbaiki kualitas pembentukan kompetensi serta karakter calon advokat.
- PERADI Profesional berencana memperluas jaringan kemitraan program profesi serupa ke berbagai kota besar di Indonesia.
SuaraJabar.id - Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERADI Profesional menggandeng Universitas Indonesia (UI) dalam penyelenggaraan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA).
Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat kualitas pendidikan calon advokat sekaligus memperluas akses pendidikan profesi hukum ke berbagai daerah.
Ketua Umum DPN PERADI Profesional, Prof. Harris Arthur Hedar, mengatakan kerja sama dengan UI menjadi langkah awal dari agenda organisasi membangun jaringan pendidikan profesi advokat bersama perguruan tinggi di berbagai kota di Indonesia.
Menurut Harris, perguruan tinggi memiliki posisi penting dalam membangun kualitas pendidikan profesi karena pendidikan akademik perlu berjalan beriringan dengan kebutuhan praktik advokat.
“Bagi PERADI Profesional, perguruan tinggi itu adalah mitra terdepan. Organisasi advokat tanpa perguruan tinggi itu tidak ada artinya,” tegas Harris di Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Harris mengatakan UI dipilih sebagai mitra awal karena memiliki posisi penting dalam sejarah pendidikan tinggi di Indonesia.
“UI, Universitas Indonesia, dalam sejarah republik ini menjadi universitas kebanggaan bangsa kita. Tokoh-tokoh UI ikut berjuang dalam memerdekakan kita,” katanya.
Namun, kerja sama tersebut tidak berhenti di Jakarta. PERADI Profesional berencana memperluas penyelenggaraan PKPA melalui kemitraan dengan perguruan tinggi di sejumlah kota besar.
“UI ini hanya event pertama. Kebetulan dia di Jakarta. Nanti dari Jakarta masuk ke Jogja, Semarang, Bandung,” ujarnya.
Baca Juga: BPK Apresiasi Transformasi Kementerian Hukum, Tata Kelola Terus Didorong Menguat
Harris menyebut Makassar, Surabaya, Bandung, Medan, Semarang, dan Yogyakarta sebagai sejumlah kota yang menjadi sasaran pengembangan jaringan pendidikan profesi advokat.
“Kita akan masuk ke kota-kota besar, Makassar, Surabaya, Bandung, Medan, Semarang, Jogja dan seluruh kota di Indonesia. Kita ingin perguruan tinggi menjadi mitra terdepan organisasi advokat,” katanya.
PKPA Tak Boleh Sekadar Formalitas
Kolaborasi dengan UI juga menjadi bagian dari upaya PERADI Profesional memperbaiki kualitas PKPA. Harris menegaskan pendidikan calon advokat tidak boleh hanya dipandang sebagai tahapan administratif sebelum seseorang menjalankan profesinya.
PKPA, kata dia, harus menjadi ruang untuk membentuk kompetensi sekaligus karakter calon advokat.
“Rekrutmen ini dilakukan dalam rangka mencari kualitas untuk kebaikan penegakan hukum di negara kita ke depan,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat
-
Polres Cimahi Musnahkan 150 Kilogram Tembakau Sintetis Hasil Penggerebekan di Batujajar
-
Nasib Apes Casriah Warga Sukabumi: Utangi Teman Miliaran Rupiah, Jaminan Sertifikat Malah Disita BNN
-
DPRD Jabar Dorong Satgas Terpadu Karhutla, Respons Daerah Diminta Tak Menunggu Api Membesar
-
Inisiatif Berbasis Alam Ronny Lukito: Wujudkan Ekowisata Berkelanjutan dari Bandung Barat - Bogor