SuaraJabar.id - Sebanyak 944.909 kendaraan meninggalkan bandung sejak H-7 Lebaran 2022. Kendaraan tersebut melakukan perjalanan mudik ke berbagai daerah.
Dari catatan Dinas Perhubungan setempat, ratusan ribu kendaraan yang keluar Bandung itu terdiri dari 465.633 kendaraan roda dua dan 479.276 kendaraan roda empat.
“Kalau dari pantauan CCTV, H-5 itu ada peningkatan pemudik yang keluar dari Bandung. Lonjakan kendaraan yang meninggalkan Bandung mulai terjadi pada Rabu kemarin,” Kepala Bidang Manajemen Transportasi dan Parkir Dishub Kota Bandung Khairul Rijal.
Rijal mengungkapkan, perhitungan tersebut didapat berdasarkan pantauan 8 titik CCTV yang ada di Kota Bandung. Untuk tujuan pemudik, lanjut Rijal, rata-rata pemudik bergerak ke arah Timur menuju beberapa daerah tujuan seperti Garut, Tasikmalaya, hingga beberapa daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
“Pemudik kalau di Kota Bandung, itu roda dua menggunakan jalur Soekarno-Hatta dari arah Barat ke Timur terus masuk Cimahi, Ciberem, sampai ke Cibiru yang menuju ke Garut, Jawa tengah sama Jawa Timur. Kalau yang roda empat kebanyakan lewat Tol Purbaleunyi,” tuturnya.
Untuk moda transportasi, menurut Rijal warga Kota Bandung mayoritas menggunakan kendaraan pribadi saat melakukan mudik ke daerahnya masing-masing.
Dishub pun memprediksi, puncak arus mudik di Bandung akan terjadi mulai besok hingga Minggu, 1 Mei 2022.
“Kalau kami lihat, warga Bandung banyak menggunakan kendaraaan pribadi, karena jumlah penumpang yang diberangatkan dari terminal itu belum signifikan. Dan prediksi kita juga, mulai besok, Jumat, Sabtu, Minggu itu puncak arus mudik kendaraan. Karena hari kerja hari ini terakhir, besok subuh mereka mulai berangkat,” pungkasnya.
Untuk diketahui, rincian harian kendaraan roda dua yang keluar Bandung yaitu sebanyak 136.849 kendaraan pada H-7, 161.600 kendaraan pada H-6 dan 167184 kendaraan pada H-5. Sementara untuk kendaraan roda empat, sebanyak 143.069 kendaraan yang keluar Bandung pada H-7, 165.318 kendaraan pada H-6 dan 170.889 kendaraan pada H-5.
Berita Terkait
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Selangor Bawa 150 Delegasi ke Bandung Untuk Forum Bisnis ASEAN
-
Persib Bandung dan Federico Barba Resmi Berpisah
-
Momen Langka Adam Alis hingga Ajat Sudrajat Berbagi Lapangan, Reuni Lintas Generasi Persib Bandung
-
Bomber Andalan Persib Jagokan Cristiano Ronaldo Angkat Trofi Piala Dunia 2026, Selain Brasil
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa