SuaraJabar.id - Sebuah truk engangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut, Jawa Barat mengalami insiden menabrak pembatas jalan dan lima unit kendaraa di Bundaran Guntur.
Insiden tersebut terjadi pada Minggu (1/5/2022) malam. Sang sopir mengaku tancap gas hingga menabrak sejumlah kendaraan lantaran ketakutan usai wajahnya dihantam menggunakan batu oleh preman yang memalaknya.
Dikutip dari akun Intagram @poros.garut, sebelumnya sang sopir diadang oleh preman di Jalan Perintis Kemerdekaan.
Sang sopir diminta uang jatah rokok. Namun ia tak menuruti permintaan prean tersebut.
Tak diberi uang, preman itu lalu mengejar dan melempar batu hingga mengenai wajah sopir.
"Sopir truk spontan tancap gas hingga mobil tak terkendali dan menabrak," tulis @poros.garut.
Merespon unggahan video itu, banyak netizen yang mendesak kepolisian untuk menangkap preman yang telah memicu terjadinya kecelakaan tersebut.
Selain melakukan tindakan kriminalitas memalak, preman itu juga memicu kecelakaan lalu lintas yang membuat lima kendaraan bermotor tertabrak truk.
Satu unit sepeda motor bahkan sempat terlindas oleh truk sampah.
"Tolong amankan Preman nya dan ciduk @satreskrimresgrt @sancangpolresgarut ," tulis seorang netizen di kolom komentar.
Berita Terkait
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
Mau ke Garut? Ini 4 Tips Naik Kereta Lokal yang Jarang Diketahui Penumpang
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Rambut Siswi Berhijab Dipotong Paksa, Dedi Mulyadi Cecar Guru SMKN 2 Garut: Masalahnya Apa?
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa