SuaraJabar.id - Sebuah video yang memperlihatkan tiket masuk objek wisata Pangandaran yang ditempeli stiker beredar di jejaring media sosial dan menjadi viral.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @kabarnegeri pada Rabu (4/5/2022) terlihat sebuah tiket dengan tulisan Rp 95 ribu.
Namun teryata, bagian yang bertuliskan Rp 95 ribu tersebut merupakan stiker yang bisa dilepas.
Ketika stiker itu dilepas, tertera angka Rp 60 ribu sebagai tarif masuk ke objek wisata Pangandaran, Kabuaten pangandaran, Jawa Barat.
"Wisatawan dari sekitar Jawa Barat dan Jawa Tengah kerap membanjiri kawasan Wisata Pangandaran yang kini miliki tarif tiket terbaru," tulis akun tersebut dalam keterangan video.
Video ini mengundang reaksi netizen. Ada yang menduga jika hal tersebut merupakan praktik getok tiket yang dilakukan oleh oknum petugas.
"@divisihumaspolri @tmcpoldametro @kapoldametrojaya mohon itu harus ditangkap pak, dikali berapa juta orang pak untuk ke wisata itu," tulis @hoppipolla**.
Ada juga yang me-mention akun mantan menteri KKP yang merupakan warga Pangandaran, Susi Pudjiastuti.
"@susipudjiastuti115 Allah menciptakan alam secara gratis buat makhlukNYA, eh ... malah manusia yg pasang tarif seenaknya penuh sedotan plastik lagi ," tulis @didik_479**.
Baca Juga: Video Viral Pemuda Sukabumi Injak-injak Alquran: Saya Dika Eka Menantang Semua Muslim
"@ridwankamil Tolong pak cari petugas petugas nakal seperti ini banyak yg getok harga," timpal netizen lainnya.
Namun tak sedikit pula yang menduga jika hal tersebut merupakan penyesuaian tarif khusus Idul Fitri dan bukan praktik getok oknum.
"Objek wisata disaat hari libur nasional rata-rata naik Kak tiket masuknya, walaupun ga semua ya. Jadi jangan heran kak," tulis @jimi_ka***.
"Buat balikin Dana 2 th yg lalu akibat Sepi pengunjung," timpal netizen lainnya.
Hingga saat ini, Suara.com masih mencoba meminta konfirmasi dari Kepala Dinas Pariwisata Pangandaran, Tonton Guntari terkait video tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Lantik ASN di Desa Terpencil, KDM Ingatkan Tugas Melayani Masyarakat hingga Pelosok
-
Viral Momen IShowSpeed Jadi 'Presiden FIFA Dadakan', Tapi Cuma 5 Menit
-
PPDB Jabar 2026 Kacau, Dedi Mulyadi Semprot Dinas Pendidikan: Seperti Ikan Gurame di Laut!
-
Siapa Sudaryono Wamentan? Ini Biodata dan Perjalanan Karier Mas Dar
-
Viral Tawuran Berujung Curanmor di Karawang: Satu Pelaku Ditangkap, Polisi Buru Komplotan Lain
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa