SuaraJabar.id - Mobil jenis Pajero berwarna putih kombinasi hitam dengan plat nomor kendaraan B 1360 NJH nekat melawan arus hingga hadang truk ditengah kemacetan.
Aksi Pajero ini pun membuat nama jenis mobil tersebut masuk dalam jajaran trending topik Twitter dengan tagar Pajero hingga siang ini Minggu ( 8/5/2022 ).
Video aksi palang mobil Pajero tersebut pertama kali diunggah oleh pemilik akun Twitter dengan nama @jowoshitpost.
Dalam postingan terlihat di salah satu sisi jalan mengalami kemacetan panjang, sementara jalan sisi lain masih lengang.
Baca Juga: Hilang Kendali, Mobil Pajero Takbrak Warung dan Tiang Telkom di Jalan Pekanbaru
Akan tetapi aksi tak terpuji dilakukan oleh mobil Pajero asal Ibukota tersebut. Ia nekat melaju melewati arus dan melawan arah hingga akhirnya terhenti ditengah jalan karena terdapat mobil truk yang melintas dari arah lawan tersebut.
"Ngene iki loh sing marai tambah maceg lho (inilah yang membuat semakin macet lho)" ucap pengendara truk dalam video tersebut.
"B1360 NJH Pajero, lha mbok tutup dalanku, aku yo ra wani minggir muatanku abot owk ngawur ae ( lha kamu tutup jalanku, ya aku gak berani minggirlah muatanku berat kok, ngawur aja )" lanjutnya.
Pengendara truk akhirnya hanya pasrah dan tak dapat berbuat banyak dengan kondisi ini.
"pokoknya saya tunggu, sampai jalan, gak bakal bisa gerak kalau kamu gak mundur, " gumamnya kemudian.
Salah satunya pemilik akun @nugrohobagus yang bahkan mengunggah postingan berupa list ciri para pengemudi Pajero.
"Daftar list kelakuan kampungan Pajero/Fortuner: 1. Ngebut di bahu jalan.2. Ngebut di jalur paling kanan sambil ngedim mobil lain yang jalannya normal normal aja.3. Nyalain Hazard macam lagi pake patwal padahal sipil jalan sendirian. 4. Lanjutkan... ," isi cuitan tersebut.
Tak hanya warganet tersebut yang mengungkapkan kekesalannya terhadap pengemudi Pajero, namun nyaris 2,8 ribu penghuni Twitter lain juga menyerukan hal sama.
"Gak pengen generalisir, tapi kenapa sering nemu tipikal pengemudi Pajero Fortuner nih 11, 12 ya egoisnya," cuit akun @fafifu***.
"Jangankan pemiliknya, orang yang pacarnya punya Pajero aja songong banget kok," sahut yang lain @molf***.
"Pengemudi ngeyel emang harus diajari sopan," kritik akun @Widyo***.
"Kenapa ya yang bawa Pajero/Fortuner tu otaknya kurang, udah tau di tol tu padet banget, ini selap selip kayak gak punya dosa," kata akun @mnsy***.
"Make Pajero udah berasa kayak yang punya jalan se Indonesia, norak," timpal @Galah***.
Kontributor : Ririn Septiyani
Berita Terkait
-
Dari Driver Gocar Jadi Investor? Maruarar Sirait Terinspirasi Kisah Anak Muda Ini!
-
Tumis Haseum: Si Ajaib Penyelamat Lauk Sisa Lebaran yang Viral di TikTok
-
Siapa Sosok Walid? Tokoh Pemimpin Sekte di Serial Bidaah yang Viral di TikTok
-
Lagi Tren Joget THR: Apakah Terinspirasi dari Tarian Yahudi?
-
Viral Denny Landzaat Fasih Bahasa Indonesia di Maluku, Shin Tae-yong Kena Sindir
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
-
Cerita Trio Eks Kapolresta Solo Lancarkan Arus Mudik-Balik 2025
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar