SuaraJabar.id - Polres Bogor melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan mayat wanita tanpa identitas di selokan perumahan Villla Gading Royal, Desa Tegal, Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor.
Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Siswo Tarigan mengatakan, sampai saat ini pihaknya bekerjasama dengan Polsek Kemang untuk mendalami penemuan mayat wanita tersebut
“Sampai saat ini kami dari satreskrim Polres Bogor bekerjasama dengan Polsek Kemang untuk mendalami terkait penemuan mayat diketahui pada Sabtu 21 Mei 2022. Kita hari ini melakukan olah TKP dan melakukan penyidikan,” kata kepada wartawan.
Untuk sampai saat ini jenazah masih berada di RS Polri Kramat Jati masih dilakukan indentifikasi oleh pihak RS.
“Jenazah sendiri masih berada di Rumah Sakit Kramat Jati, dan indentitas sendiri masih belum diketahui masih kita cari beberapa barang bukti untuk mengetahui indentitas korban,” katanya.
Dilokasi penemuan jenazah juga telah ditemukan satu helai kain berupa kerudung berwarna coklat diduga milik korban.
“Kita juga mengumpulkan bahan bahan penyidikan semisal meminta data data penduduk di perumahan itu apakah ada yang hilang atau tidak dan juga mencari CCTV agar kasus penemuan mayat ini segera terungkap,” katanya.
Kalau dari hasil olah TKP melihat kondisi korban itu kemungkinan mengarah pada tindak kriminal.
“Kalau untuk charger ponsel yang kemarin ada pada bagian tubuh korban itu masih di RS Kramat Jati, kita belum bisa mengatakan banyak karena masih dilakuak identifikasi,” katanya.
Sementara itu, Ketua Lingkungan Perumahan Villa Gading Royal Tanu mengatakan pihaknya telah dimintai keterangan oleh pihak polisi, terkait berapa jumlah KK dan Melihat data indentitas warga yang ada di perumahan itu.
“Kalau di sini yang tinggal kebanyakan wilayah Tanggerang, dan baru 40 KK yang tinggal di sini,” ungkapnya.
Dia juga mengatakan selama tinggal di perumahan itu baru kali ini ada penemuan mayat.
“Kejadian penemuan mayat ini baru pertama kali, dan memang di sini sepi kalau malam,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Direktur Riset IPS Arman Salam Minta Presiden Jokowi Segera Proses Pemekaran Bogor Barat, Ini Alasan dan Potensinya
-
Panggil Empat Saksi, KPK Temukan Fakta Baru di Kasus Bupati Bogor Nonaktif Ade Yasin
-
Fakta Baru! KPK Usut Dugaan Ade Yasin Kumpulkan Uang dari Kontraktor yang Mengerjakan Proyek Pemkab Bogor
-
5 Fakta Menarik Manchester City Juara Liga Inggris Usai Kalahkan Aston Villa
-
4 Fakta Menarik dari Gunung Fuji, Pendaki Wanita Pernah Dilarang Datang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba