SuaraJabar.id - Ribuan orang dari 24 negara bakal berkumpul di Pangandaran, Jawa Barat pada bulan Oktober 2022 mendatang.
Sebanyak 3 ribu orang tersebut bakal mengikuti event bernama Pan Asia Hash Pangandaran 2022.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Pangandaran Agus Savana mengatakan, acara tersebut merupakan sebuah momentum yang sangat luar biasa bagi Kabupaten Pangandaran. Khususnya untuk obyek wisata.
Berdasarkan informasi yang masuk kepada pihaknya, lanjut Agus Savana, event Pan Asia Hash Pangandaran pada Oktober mendatang merupakan inisiasi dari Green Pangandaran.
“Tentunya Green Pangandaran juga berkoordinasi serta komunikasi dengan Pemkab Pangandaran. Mengingat Pangandaran sebagai tuan rumah dalam event tersebut,” katanya, Kamis (2/6/2022).
Pihaknya pun sangat mendukung kegiatan itu, karena akan berdampak positif bagi obyek wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran.
“Ya, tentunya sangat mendukung. Dengan jumlah peserta yang rencananya sebanyak tiga ribu orang dari 24 negara. Dalam hal ini wisatawan mancanegara, termasuk dari dalam negeri, mereka bisa mengenal lebih dekat lokasi dan keberadaan obyek wisata di Kabupaten Pangandaran ini,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan bahwa, dalam agenda event Pan Asia Hash Pangandaran rencananya akan ada beberapa kegiatan yang bersifat non kompetisi.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta dari 24 negara yang hadir rencananya akan melewati tujuh lokasi obyek wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran.
Baca Juga: Tak Diizinkan Suami, CPNS di Pangandaran Mengundurkan Diri Sebelum Pengangkatan
Sebelumnya pada Oktober 2019 lalu, lanjut Agus Savana, kegiatan serupa juga gelar di Negeri Tirai Bambu China. Tepatnya di Kota Zhangjiajie.
Dalam kegiatan tersebut dihadiri Green Pangandaran bersama Bupati Pangandaran. Selain itu, juga digelar pemilihan untuk kegiatan Pan Asia Has selanjutnya yang rencananya bakal terlaksana pada Oktober 2022 nanti.
Dalam voting, Pangandaran terpilih mengalahkan Kota Ipoh, Malaysia.
“Semoga saja event Pangandaran Pan Hash bisa berjalan lancar tanpa ada halangan apapun,” harapnya.
Berita Terkait
-
Indonesia Ngebet Negosiasi Tarif Trump, China Diam-diam Malah Dapat Untung
-
China Jengah Kesepakatan Prabowo-Trump, Mau Cabut Investasi di Indonesia?
-
Bongkar Sindikat SMS Blast e-Tilang Palsu, Bareskrim: Dikendalikan WN China
-
China Kunci 20 Perusahaan Terkait Militer Jepang, Ada Mitsubishi dan Subaru
-
Targetkan 53 Juta Wisatawan Aman, Askrindo Pastikan Pelancong di Jawa Tengah Terlindungi
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Rumah Anggota DPRD Wawan Hikal di Puncak Nyaris Dibobol Maling Jelang Sahur
-
Banjir Karawang Bukan Sekadar Faktor Alam, Dedi Mulyadi Soroti Kualitas Tanggul yang Seadanya
-
Kunjungi Ponpes Fathul Ma'ani, Momen Kaesang Pangarep Main Kuis dengan Santri
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung, Sukabumi dan Purwakarta Jumat 27 Februari 2026