SuaraJabar.id - Dokter Ahli Tim Persib Bandung dr Alvin Wiharja mengatakan Robert Alberts dinyatakan terjangkit demam dengue sehingga tak bisa berada di lapangan ketika Persib Bandung menjalani masa pemusatan latihan atau training center (TC) di Batam, Kepulauan Riau.
Menurutnya, Pelatih Persib Bandung itu positif terjangkit penyakit itu setelah dilakukan pemeriksaan pada Rabu (1/5/2022).
Hasilnya, kata dia, tingkat trombosit Robert berada di bawah rata-rata normal sebagai salah satu indikatornya.
"Sehingga kita sarankan dirawat untuk menghindari komplikasi lebih lanjut terhadap diagnosis penyakit yang dialami oleh coach Robert," kata Alvin dikutip dari Antara, Jumat (3/6/2022).
Namun, menurutnya, sejauh ini kondisi pelatih asal Belanda itu berangsur membaik. Dia pun memprediksi pada Sabtu (4/5/2022) kondisi Robert bakal semakin pulih.
"Kebetulan kondisi beliau sudah cukup baik, ada perbaikan di rasa nyeri, dan juga kondisi tubuhnya sekarang, dan juga suhu tubuhnya," kata dia.
Alvin pun mengatakan Robert pun perlu menjalani proses bertahap untuk bisa kembali ke lapangan bersama para anak asuhnya, meski kondisinya semakin membaik.
Sehingga ia pun belum bisa memastikan jika Robert bakal hadir ketika Persib Bandung menjalani laga persahabatan melawan Tanjong Pagar FC pada Minggu (5/6/2022).
"Kita harus tunggu Sabtu ini, bagaimana kondisi dari hasil pemeriksaan darah dan kondisi fisik, ketika memang sudah cukup baik, dan tren trombositnya kan meningkat, itu mungkin menjadi indikasi dia bisa keluar dari rumah sakit," kata Alvin.
Sebelumnya diberitakan, Tim medis Persib Bandung Alvin Wijaya mengatakan Pelatih Persib Robert Alberts harus mendapatkan perawatan medis pada Selasa (31/5/2022).
Baca Juga: Kondisi Drop, Pelatih Persib Robert Alberts Ternyata Kena Demam Berdarah
Itulah mengapa kata dia, Robert Albert tak hadir daam sesi latihan Persib Selasa pagi dan sore.
Alvin memaparkan, Ia juga sempat dibawa ke rumah sakit. Namun, saat ini sudah kembali ke hotel dan dipantau kondisisinya oleh tim medis Persib.
"Kondisi beliau memang sedang tidak prima sehingga kami melakukan pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit untuk mengetahui kondisinya secara pasti," kata Alvin, anggota Sports Science Medicine Persib, Selasa (31/5/2022).
Alvin memastikan, Robert yang masih dalam pemantauan, kondisinya terpantau, tertatalaksana, dan terkendali. Meski begitu, ia masih menunggu hasil observasi Robert.
Dokter spesialis olahraga ini mengatakan, jika tanda-tanda vital Robert Alberts terkontrol.
Meskipun saat ini kata dia, suhu, denyut jantung, pernapasan, serta tekanan darah normal.
Berita Terkait
-
Sembilan Laga Terakhir BRI Super League, Andrew Jung Siap Antar Persib Juara
-
Persib Bandung Punya Sembilan Laga Sisa, Jupe: Fokus Laga demi Laga
-
Cetak Banyak Gol, Andrew Jung Tegaskan Target Juara Bersama Persib
-
Dion Markx Anggap Sembilan Laga Sisa Seperti Final
-
Miro Petric Sebut Kondisi Fisik Layvin Kurzawa Semakin Bagus
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bersama Semangat Earth Hour, BRI Percepat Transformasi Berkelanjutan
-
Hening di Kampung Kubang: Teka-teki Garis Kuning yang Membelit Proyek Mangkrak SMAN 1 Cibitung
-
Satu Detik Penentu Nasib: Drama Truk Terguling di Balik Rimbunnya Jalur Cisurupan Garut
-
Peluru di Teheran, Luka di Cibuntu: Saat Perang Global Menjerat Napas Industri Plastik Bandung
-
Dari Alam ke Ekonomi Desa, Program BRI Desa BRILiaN Angkat Potensi Desa Tugu Selatan