SuaraJabar.id - Bencana pergerakan tanah yang terjadi di ibu kota Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat tepatnya di Palabuhanratu kembali menghancurkan rumah milik warga seperti pada Selasa, (7/6) satu rumah permanen ambruk terdampak bencana tersebut.
"Bencana pergerakan tanah di Kampung Nyalindung, RT 02 RW 05, Desa Pasirsuren, Kecamatan Palabuhanratu ini tidak menyebabkan jatuhnya korban jiwa, namun satu keluarga terpaksa harus mengungsi karena rumahnya tidak bisa dihuni," kata Kepala Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) Kabupaten Sukabumi Nanang Sudrajat di Sukabumi, Selasa (7/6/2022).
Menurut Nanang, bencana pergerakan tanah di Kampung Nyalindung ini masih terus meluas, bahkan sudah banyak warga yang memilih mengungsi karena rumahnya sudah tidak bisa dihuni lagi.
Selain itu, lokasi bencana ini pun beberapa waktu lalu sudah ditinjau langsung oleh Badan Geologi dan pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada antisipasi terjadinya bencana susulan apalagi tanah masih bergerak dan semakin meluas.
"Kita sudah berkoordinasi dengan perangkat pemerintahan tingkat desa dan kecamatan serta aparat keamanan baik dari unsur TNI maupun Polri dan relawan di lokasi masih melakukan asesmen," tambahnya.
Berita Terkait
-
BPBD Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jakarta Hingga Awal April
-
Lebaran 2026 Jakarta Diterjang Banjir: 46 RT di Jaktim Terendam, 696 Warga Mengungsi
-
Kasus Kematian Nizam Syafei Naik Penyidikan, Kuasa Hukum: Harus Diusut Tanpa Tebang Pilih
-
Legislator Minta Polri Agar Usut Pengancaman Terhadap Ibu Almarhum Nizam Syafei
-
Kapolres Sukabumi di DPR: Ibu Tiri Sempat Tak Mengaku Aniaya Nizam Syafei
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Istighotsah Cirebon, Ulama: Jangan Biarkan Kasus KM 50-Vina Menggantung!
-
Fakta dan Korban Jembatan Putus di Sukabumi, Warga Hendak Ikut PAW Kades Jadi Korban
-
Jangan Terpancing Medsos! Ini Penjelasan Resmi Pemerintah Soal Skema Makan Bergizi Gratis
-
7 Fakta Penggeledahan Rumah Ono Surono: Dari Dokumen Elektronik Hingga Temuan Uang di Ruang Pribadi
-
KPK Obok-obok Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono di Indramayu