SuaraJabar.id - Pertandingan menarik bakal tersaji di lanjutan laga Piala Presiden 2022 di Grup C. Laga Persib vs Persebaya akan berlangsung di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat 17 Juni 2022.
Pertemuan kedua tim ini merupakan duel klasik antara klub besar Indonesia sejak dari era Perserikatan. Rivalitas keduanya sudah berlangsung sejak era itu.
Di beberapa momen, kedua tim harus bertemu di partai krusial, seperti pada pertandingan final Perserikatan 1950 yang berhasil dimenangkan Maung Bandung.
Dengan catatan sejarah rivalitas yang cukup panjang dan menahun ini tentu saja laga keduanya pada Jumat nanti diprediksi akan berlangsung dengan tensi tinggi.
Pihak manajemen Maung Bandung sendiri jelang laga resmi merilis tiket Persib vs Persebaya sudah mulai bisa dibeli oleh para Bobotoh.
Pemesanan tiket secara online sudah bisa dilakukan melalui kanal website PERSIB.co.id, PERSIB Apps pada Rabu, 15 Juni 2022.
Tiket dijual 100 persen secara online dengan kuota sama seperti laga sebelumnya, yaitu 40 persen dari kapasitas normal stadion atau sekitar 15.000 tiket.
Tentunya, itu tak akan bisa menampung animo bobotoh yang sangat besar untuk memberikan dukungan kepada PERSIB langsung di stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Namun, dipastikan bobotoh akan mendapatkan kesempatan yang sama untuk mendapatkan tiket secara online.
Selain itu, terkait laga Persib vs Persebaya Surabaya, manajemen Maung Bandung juga telah menyediakan kuota tiket untuk seluruh pendukung Persebaya, yaitu Bonek sebanyak 1,500 tiket untuk dapat menyaksikan laga klasik tersebut.
Baca Juga: Hadapi Persib di GBLA, Kemenangan Bukan Target Utama Persebaya
Berikut adalah harga tiket untuk laga PERSIB kontra Persebaya Surabaya yang akan diselenggarakan di Stadion GBLA, Jumat, 17 Juni 2022, pukul 20.30 WIB:
- VIP Bagian Bawah Rp. 200.000
- Samping Barat dan Selatan Bagian Bawah Rp. 100.000
- Samping Barat dan Utara Bagian Bawah Rp. 100.000
- Timur Bagian Bawah Rp. 70.000
- Selatan Bagian Bawah Rp. 70.000
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba