SuaraJabar.id - Wacana pembangunan Tol Puncak Bogor dipastikan tidak akan mengganggu perekonomian para pedagang di kawasan wisata.
Hal itu diungkapkan Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan. Menurutnya, Pemkab Bogor akan menjelput wacana pembangunan Tol Puncak ke Kementerian PUPR.
Bahkan, dirinya lebih condong kepada pembangunan Tol Puncak, dibandingkan pembangunan Puncak II.
“Kan hanya jalur jalan, bukan kayak Cipularang dulu Cianjur jadi sepi tuh karena jalur jalan orang ke Bandung lewat situ, rumah makan kan banyak yang tutup. kalau ini kan dampak secara ekonomi bakal positif,” katanya, mengutip dari Bogordaily -jaringan Suara.com, Minggu (19/6/2022).
Bahkan menurut Iwan, mungkin nantinya akan ada wahana wisata baru yang dilalui jalan tol Puncak, jika sudah terelealisasikan pembangunannya.
“Karena mungkin ada wahana wisata baru yang terlewati oleh jalur itu, itu akan meningkat, karena saya lihat jalur pariwisata di Puncak itu belum maksimal, sebelah kanan masih bisa diberdayakan untuk pariwisata kalau ada bukan jalan Tol,” tambahnya.
Selain itu, sebagai bentuk keseriusannya terhadap pembangunan jalan tol Puncak, Pemkab Bogor akan segera berkoordinasi dengan instansi pemerintahan terkait dalam waktu dekat.
Koordinasi itu harus segera dibicarakan, kata Iwan, mengingat kemacetan di Puncak sudah menjadi langganan setiap akhir pekannya atau saat musim liburan tiba.
“Hari rabu udah janji dengan pihak kementerian, sekaligus ingin bahas lebih dalam soal itu, kita harus berbuat apa tanggung jawab apa tugasnya kita apa, kalau ini dianggap serius, kita harus mempersiapkan sebagai pemimpin wilayah, apa nih tugas kami. jangan sampai masyarakat nanya, kami tidak bisa menjawab,” tutup Iwan.
Baca Juga: Harga Daging Sapi di Serang Banten Tembus Rp 150 Ribu per kilogram
Berita Terkait
-
Harga Daging Sapi di Serang Banten Tembus Rp 150 Ribu per kilogram
-
Dibandingkan Puncak II, Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan Pilih Pembangunan Tol Puncak
-
Tak Banyak Pedagang Hewan Ternak, Pemkot Jogja Siapkan Langkah Ini Antisipasi Sebaran Wabah PMK
-
7 Makanan Khas Bandung yang Enak, Murah, Mudah Ditemukan di Pinggir Jalan
-
Didaulat Jadi Duta Pariwisata Bandung Barat, Aura Kasih Diharap Bisa Genjot Potensi Wisata
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Permintaan Genteng Meningkat, Pengrajin Majalengka Butuh Tambahan Tenaga Kerja
-
BRI Tawarkan Diskon di Merchant Favorit untuk Momen Bukber Ramadan
-
Magnet Kuat Kota Intan: Garut Bakal Jadi 'Lautan Manusia' di Mudik Lebaran 2026
-
Arus Mudik Lebaran 2026: 25 Juta Warga Jabar Siap Pulang Kampung, Kapan Waktu Terbaik Berangkat?
-
Terhempas dari Atap Angkot: Kisah Pilu Pria di Sukabumi yang Terjatuh Saat Jaga Karangan Bunga