SuaraJabar.id - Gojek Bandung mempersembahkan School Creative Hub 2022, sebuah kompetisi akbar dan tempat eksplorasi tahunan untuk para pelajar SMP, SMA/sederajat di Bandung Raya.
School Creative Hub tahun yang dipersembahkan Gojek Bandung menggagas tema 'Passion to Action'. Tujuannya agar bisa membuat siswa lebih kreatif, proaktif, dan peka terhadap isu-isu yang ada di Bandung, khususnya terkait penanganan sampah.
Persembahan Gojek Bandung yang bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat itu menghadirkan beberapa kompetisi menarik. Seperti Environment Mission, Mural Competition dan Iklan Layanan Masyarakat Competition.
Kick off School Creative Hub 2022 dimulai hari ini, Kamis (23/6/2022) yang ditandai dengan 'Bincang Inspiratif School Creative Hub Bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang dipusatkan di Kantor Gojek Bandung, Jalan Sumatera, Kota Bandung.
Anandita Danatmadja, VP Strategic Regional Gojek Central West Java mengatakan, School Creative Hub 2022 yang merupakan sebuah bentuk komitmen Gojek kepada anak muda dengan mengadakan ragam inisiatif yang menstimulus lahirnya kreativitas, cinta lingkungan dan inovasi anak muda sejak dini.
"School Creative Hub 2022 diharapkan dapat menjadi kompetisi akbar tahunan yang ditunggu oleh sekolah dan juga siswa lewat edukasi, misi pengumpulan sampah, dan kompetisi-kompetisi menarik lainnya," kata Anandita.
Ia meyakini menciptakan dampak sosial merupakan bagian penting. Untuk itu, Gojek berkomitmen untuk menciptakan hal tersebut di antaranya mencoba mengedukasi masyarakat, khususnya pelajar untuk lebih peduli akan lingkungan.
"Kami membuat inisiatif yang tidak hanya berdampak pada sisi bisnis, tetapi juga dampak sosial. Khususnya lingkungan melalui pemberian edukasi sejak dini tentang pengelolaan sampah di sekolah," jelasnya.
Faris Priyanto, District Head Gojek Bandung Raya menambahkan, melalui tiga jenis kompetisi di School Creative Hub 2022, pihaknya mencoba untuk menumbuhkan kesadaran terhadap lingkungan kepada para siswa.
Baca Juga: Dobrak Keterbatasan, Nia Ramadhani Jadi Jago Main Bola Voli
"Kita tidak hanya sebatas pengumpulan sampah karena untuk kesadaran terkait lingkungan ini kan harus ditumbuhkan secara mandiri," ujar Faris.
Berita Terkait
-
Tak Sampai Rp2 Juta, Kemensos Tawarkan Kuliah di Poltekesos, Terjangkau Buat Keluarga Prasejahtera
-
Sadar Diri, Lisa Mariana Bandingkan Dirinya dengan Istri Ridwan Kamil: Kayak Bumi dan Langit
-
Mengenal Masjid Al Jabbar Karya Ridwan Kamil, Utang Pembangunannya Dibongkar Dedi Mulyadi
-
Foto Selfie Kenakan Topeng, Lisa Mariana Kasih Pesan Misterius
-
Adu Prestasi Ayu Aulia vs Lisa Mariana: Sama-sama Model Majalah Dewasa dan Simpanan Ridwan Kamil?
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar