SuaraJabar.id - Tim peneliti dari Niskala Institute mulai meneliti batu nisan beraksara kuno yang ditemukan di Tempat Pemakaman Umum atau TPU Dumuskadu di Kampung Tangkolo, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.
Menurut Kepala tim peneliti Niskala Institute Muhamad Noza mengatakan penelitian awal dilakukan di area pertama kali batu nisan beraksara kuno ditemukan, terutama dikonsentrasikan pada bagian barat yakni di lahan seluas 65x21 meter persegi.
"Ini hanya sebagai data awal untuk disampaikan ke beberapa pihak. Mudah-mudahan ada analisis dari tim lain yang akan melanjutkan. Tadi yang sudah teridentifikasi ada sekitar 11 makam kuno," kata Noza mengutip dari Sukabumiupdate--jaringan Suara.com
Noza menambahkan ada penemuan makam kuno baru yakni makam yang bertuliskan tahun 1319 Hijriah atau 1901 Masehi. Terkait beberapa tulisan nama pada batu nisan, hal itu masih perlu dikonfirmasi, apakah nama yang dimakamkan atau bukan.
"Nama-nama yang ditemukan hanya terdiri dari satu suku kata. Juga di prasasti ada nama tempat Tigalaya, dari aksara cacarakan. Tapi semuanya perlu dikonfirmasi," ucapnya.
Ditemukannya tulisan 1319 Hijriah atau 1901 Masehi, kata Noza, mengindikasikan bahwa yang dimakamkan di lokasi tersebut sudah mengenal atau memahami dua angka tahun. Sementara ihwal temuan beberapa nama, Noza mengaku belum bisa menyampaikannya ke publik lantaran masih tahap pembahasan dan diskusi Niskala Institute.
Ditanya soal orang Jawa yang pertama datang ke wilayah Ciracap, Kabupaten Sukabumi, tepatnya di Jaringao, Desa Pangumbahan, Noza menyebut belum bisa menyimpulkan keterkaitannya dengan makam kuno di TPU Dumuskadu.
Sebelumnya, Rabu, 15 Juni 2022, warga bernama Agis Prayudi menemukan tiga batu nisan di atas tiga makam yang sudah tidak berbentuk. Agis tidak bisa memastikan aksaran apa di nisan itu. Dia hanya mengenali di nisan setinggi kurang lebih 50 sentimeter dan lebar 70 sentimeter tersebut ada ukiran angka 1904 dan 1914.
Baca Juga: Arkeolog Peru Temukan Makam Kuno Era Inca di Bawah Tanah Rumah Warga
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Wanita di Bandung Disekap dan Disiksa Selama 3 Tahun hingga Lumpuh
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video