SuaraJabar.id - Heboh kasus pembayaran gaji pekerja fiktif di UPTD RS Asih Husada, Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat yang diduga fiktif.
Terkait kasus ini, pihak Inspektur Inspektorat Kota Banjar, Agus Muslih mengatakan, pihaknya baru menerima laporan informasi terkait kasus tersebut dari Dinas Kesehatan Kota Banjar.
Oleh karena itu, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih jauh, terkait permasalahan dugaan kasus penyalahgunaan anggaran untuk pembayaran dua orang tenaga kerja kontrak tersebut.
“Saya baru tadi siang menerima informasi itu dari Kepala Dinas Kesehatan. Jadi, belum tahu secara jelasnya,” kata Agus Muslih mengutip dari HR Online--jaringan Suara.com
Karenanya, untuk pastikan permasalahan tersebut, serta sistem rekrutmen tenaga kontrak, pihak Inspektorat rencananya akan langsung ke lapangan dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.
“Saya akan koordinasi dulu sama Dinkes. Rencananya besok kami ke lapangan. Nanti akan kami informasikan lagi perkembangannya,” kata Inspektur Inspektorat Kota Banjar, Agus Muslih.
Sebelumnya, Komisi I DPRD Kota Banjar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke UPTD RS Asih Husada Langensari. Sidak tersebut terkait informasi dugaan kasus penyalahgunaan pembayaran gaji atau honor dua orang pegawai tenaga kerja kontrak bermasalah (pekerja fiktif).
Komisi I juga meminta agar dalam melakukan rekrutmen tenaga kerja kontrak harus berdasarkan peraturan yang ada. Serta harus melalui pihak ketiga (outsourcing) berbadan hukum jelas.
Baca Juga: PAN Kota Banjar Usulkan Anies Baswedan, Erick Thohir, Ridwan Kamil dan Zulhas Jadi Calon Presiden
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
Terkini
-
Senin Kelabu di Pabuaran: 3 Ruang Kelas SMPN 3 Ambruk Seketika
-
Dedi Mulyadi Cerita Sukses WFA di Jawa Barat: Anggaran BBM Hemat 50 Persen
-
Viral! Nyali Baja Pemilik Vila Hadapi Preman Mabuk yang Mengamuk di Galunggung Tasikmalaya
-
XL ULTRA 5G+ by Ookla Hadirkan Internet 5G Tercepat di Indonesia
-
Misteri Garis Polisi di SMAN 1 Cibitung: Proyek Sekolah Rp6,5 Miliar Berhenti Berdetak, Ada Apa?