SuaraJabar.id - Fenomena kawasan Dukuh Atas, Jakarta yang belakangan ini heboh jadi destinasi wisata anak-anak ABG dari Citayam, Bojonggede, Depok menyedot perhatian orang nomor dua di DKI Jakarta.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku senang, apalagi itu menjadi relaksasi berkunjung ke Jakarta sesuatu yang baik.
"Sekali lagi, kami sejujurnya senang dan bersyukur adik-adik kita, saudara kita dari Citayam bermain di Dukuh Atas, datang ke sana naik kereta. Itu satu rekreasi berkunjung ke Jakarta, sesuatu yang baik," kata Ahmad Riza Patria.
Riza mengatakan hal tersebut menunjukkan bahwa Jakarta menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik bagi masyarakat di wilayah penyangga Ibu Kota seperti Bogor, Tangerang, Depok, hingga Bekasi.
"Itu menunjukkan bahwa Jakarta memang menarik bagi teman-teman jadi tempat wisata," ujar Riza.
Riza juga mengapresiasi para remaja "SCBD" yang tampil percaya diri dengan mengenakan busana produk lokal.
Namun Riza juga tak lupa mengingatkan kepada siapa saja yang datang berkunjung ke kawasan Dukuh Atas untuk menjaga kebersihan dan ketertiban.
"Ini, memang waktu liburan anak sekolah. Jadi, kami menyambut baik siapa saja yang berkunjung, berwisata, bermain di Jakarta. Mari kita jaga kebersihan dan kerapihan," kata Riza.
"Sudirman, Citayam, Bojonggede, Depok" adalah singkatan pelesetan dari Sudirman Central Business District.
Baca Juga: Mobil Wisatawan Tabrak Pohon di Tamansari Bogor, Satu Orang Dikabarkan Meninggal Dunia
SCBD adalah sebuah kawasan bisnis yang terletak di Jakarta Selatan, Indonesia, yang terdiri dari kondominium, gedung perkantoran, hotel, serta pusat perbelanjaan dan hiburan. Total luas SCBD adalah sekitar 45 hektare.
Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan fenomena remaja "SCBD" yang ramai memenuhi kawasan perkantoran di Jalan Sudirman, Jakarta, merupakan bagian dari demokratisasi jalan.
Anies menyebut fenomena ini merupakan demokratisasi Jalan Jenderal Sudirman yang menjadi milik semua dan seluruh warga diperbolehkan menikmati fasilitas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Tidak hanya masyarakat kalangan ekonomi menengah ke atas, menurut Anies, seluruh golongan masyarakat berhak menikmati demokratisasi di ruang publik tersebut. [Antara]
Berita Terkait
-
Mobil Wisatawan Tabrak Pohon di Tamansari Bogor, Satu Orang Dikabarkan Meninggal Dunia
-
Belasan Santriwati Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Kemenag Depok Ogah Cabut Izin, Singgung Soal Lembaga Sakral
-
ABG Citayam Kini Jadi 'Penguasa' SCBD, Wagub Riza Patria: Kami Menyambut Baik Mereka
-
Video Kakek Bungkuk Tetap Dagang Keliling Es Mambo Rp 1000, Demi Obati Sang Anak
-
Soroti Remaja 'SCBD' Nongkrong di Dukuh Atas, Wagub DKI: Kami Sejujurnya Senang dan Bersyukur
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN
-
Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan
-
Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh
-
Jenazah Warga Garut Korban KM Virgo Transport 8 Dipulangkan, Keluarga Menanti di Kampung Halaman
-
Sekretaris Dishub Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL