"Setelah pertarungan sepuluh menit, para perampok yang mengamuk (tanpa jarahan) melarikan diri. Tidak ada korban jiwa," tulis koran tersebut.
Mulai saat itu upaya untuk memusnahkan para garong itu masif dilakukan. Apalagi sejak Pemerintah Indonesia memiliki berbagai kekuatan pengamanan. Apalagi rakyat Indonesia ketika itu mulai berani untuk melakukan perlawanan.
Koran 'Java Bode' yang terbit pada 10 Juli 1953 pun diberitakan seputar penangkapan para perampok. Di antaranya kelompok Soma. Operasi penangkapan itu dilakukan pihak kepolisian dan tentara dalam rangka bersih-bersih kelompok kriminal.
"Anggota geng ditangkap oleh polisi di Tjimahi, enam orang mengamuk, yaitu. Uba, Dodo dan Amid dari Bandung dan Akub, Soma dan Tohir dari Padasuka (Tjimahi) ditangkap, dan enam revolver juga disita. Para tahanan mengakui bahwa mereka bersalah atas beberapa tuduhan bencana," tulis koran berbahasa Belanda itu.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Asian Games 2026 Nagoya Diterjang Topan Dujuan, Jadwal Kompetisi Ditunda
-
Badai Dujuan Sapu Pesisir Jepang Hingga Lumpuhkan Penerbangan dan Kereta Api
-
Korea Utara Tembakkan Senjata Misterius, Jepang dan Korsel Deg-degan
-
Sinopsis Plastic Beauty, Drama Mayu Matsuoka dan Riisa Naka di Netflix
-
Hutan Hilang, Sawit Tumbuh: Bisakah Ini Disebut Berkelanjutan?
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
Terkini
-
Usut Dugaan Korupsi ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon Bogor
-
BRIZZI x ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Eksplor Seni, Kuliner, dan Berburu Hadiah
-
Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang
-
5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital
-
Gaya Baru Sektor Swasta Jaga Alam, WWF Sambut Positif Inisiatif EIGER Nature