SuaraJabar.id - Fakta miris terungkap soal warga Depok, Jawa Barat. Di tengah pesatnya pembangunan di kawasan Margonda, Depok, masih ada warga di sana yang ternyata masih buang air besar (BAB) di Kali atau sungai.
Data yang dikutip dari Depoktoday--jaringan Suara.com, ada 4000 kepala rumah tangga di kota Depok yang ternyata belum memiliki jamban atau toilet sebagai tempat untuk buang BAB.
Karena tidak ada jamban, ribuan warga Depok itu ternyata memilih untuk buang BAB ke kali.
“Ternyata di Kota Depok tercatat ada 4.000 lebih rumah yang belum punya jamban sehat,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Supian Suri.
Dari data itu juga terungkap, ada yang benar-benar belum memiliki toilet di rumah untuk buang air besar (BAB) atau sekedar buang air kecil.
Maka tak heran jika banyak dari mereka yang memilih membuang kotorannya di empang atau sungai. Atau ada pula yang punya toilet, tapi tetap memilih sungai untuk buang hajat.
Supian Suri menyebut, dari data yang ada misalnya, di Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis di sepanjang Kali Baru.
Kondisi itu terjadi bukan saja pada rumah pribadi, bahkan termasuk kontrakan ada yang pembuangannya langsung ke kali.
“Ini menjadi catatan tersendiri ya,” katanya.
Baca Juga: Waspada Peredaran Uang Palsu di Jawa-Bali, Polisi Ringkus Tiga Pelaku di Depok
Supian Suri juga mengajak RT, RW, dan LPM untuk terus aktif bersama Pemerintah Kota Depok untuk bisa meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan
-
Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan
-
Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang
-
Cara Menyiapkan Dana Pensiun di Usia Produktif: Percayakan Kepada BRI DPLK
-
Tragedi KM Virgo Transport 8, Politisi PDIP Tagih Janji Menhub Tegakkan Aturan