SuaraJabar.id - Pihak SMK Pasundan Banjaran, Kabupaten Bandung tak ingin insiden tawuran yang melibatkan siswa mereka dengan siswa SMKN 3 Baleendah kembali terulang.
Untuk itu, SMK Pasundan Banjaran bakal menggelar menggelar kegiatan bersama SMKN 3 Baleendah.
Kepala SMK Pasundan Banjaran, Nurkholif mengatakan tawuran yang melibatkan siswa didiknya bersama SMKN 3 Baleendah, memberi pelajaran penting dalam melakukan pembinaan kepada siswa.
"Dengan kejadian ini, kami ambil hikmahnya," ujar Nurkholif, Rabu (3/8/2022).
Pihaknya, kata Nurkholif, akan lebih meningkatkan pembinaan kepada siswa SMK Pasundan Banjaran.
"Tadi pagi langsung kami lakukan apel bersama. Pengawasan akan ditingkatkan," katanya.
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan kegiatan bersama dengan SMKN 3 Baleendah, supaya terjadi keakraban di antara siswa kedua sekolah tersebut.
"Ke depan akan lebih bersinergi lagi. Dengan SMKN 3 Baleendah mungkin akan menggelar kegiatan siswa bersama, seperti olah raga," katanya.
Siswa SMK Pasundan Banjaran terlibat tawuran dengan siswa SMKN 3 Baleendah, Selasa (3/8/2022) sore.
Baca Juga: Ngeri-ngeri Sedap, Bisnis Laba-laba Tarantula Ming Cu di Bandung
Tawuran antarpelajar tersebut dipicu oleh saling ejek di sosial media. Tidak ada korban jiwa dalam tawuran tersebut, namun ada siswa yang terluka dan sudah mendapat perawatan.
Kepala SMKN 3 Baleendah, Tatang, mengatakan pihaknya juga akan melakukan pembinaan lebih, terutama kepada siswa yang membuat konten postingan di sosial media yang memicu tawuran.
"Siswa kami akan diminta untuk meminta maaf kepada seluruh sekolah Pasundan, karena SMK Pasundan itu bukan hanya di Kabupaten Bandung, tetapi di seluruh Jawa Barat," ujarnya.
Tatang mengaku menyesalkan atas kejadian tersebut, terlebih dirinya juga merupakan alumni sekolah Pasundan.
Tag
Berita Terkait
-
Latihan Digeruduk The Jakmania Jelang Hadapi Persib, Persija Sambut Positif
-
Status Dicabut, Masjid Agung Bandung Tak Lagi Masjid Raya
-
Wali Kota Bandung Instruksikan Seluruh Kecamatan Gelar Nobar Persib Bandung vs Persija Jakarta
-
Larangan Suporter Persija Jakarta ke Bandung Jelang Laga Persib di GBLA 11 Januari 2026 Resmi Keluar
-
Dukung Persija Jakarta Benamkan Persib Bandung, Kapten Pelita Jaya: Beda Satu Gol!
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Mengenal Simpadampro: Aplikasi Futuristik Damkar Bogor yang Bisa 'Ramal' Kebakaran
-
Kontrak Ratusan Ton Sampah Tangsel ke Cileungsi Terbongkar
-
Bikin Warga Gatal dan Bau Menyengat, Usaha Limbah B3 di Parungpanjang Disegel Pemkab Bogor
-
5 Surga Wisata Kuliner Kota Bogor yang Wajib Dicoba, Dari Legendaris hingga Kekinian
-
BRI-Kemenpora Dorong Atlet SEA Games 2025 Jadi Juara di Arena dan Finansial