SuaraJabar.id - Doni Muhammad Taufik alias Doni Salmanan, terdakwa penipuan investasi opsi biner, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri atau PN Bale, pada Kamis (4/8/2022).
Namun, sidang digelar daring, Doni tak datang langsung ke pengadilan. Terdakwa Crazy Rich Soreang itu mengikuti sidang dari Lembaga Pemasyarakatan Jelekong, Kabupaten Bandung.
Salah satu tim kuasa hukum terdakwa, Iqbal Firdaus Nurrohman menyampaikan, kondisi Doni Salamanan saat ini disebut tengah drop. Doni Salmanan sakit, disebut stres dan asam lambungnya naik.
"Kang Doni sedang stres menghadapi persidangan, mungkin kan tensi tinggi, asam lambung naik," katanya kepada wartawan usai sidang.
Kendati begitu, Iqbal mengatakan, Doni akan berupaya hadir langsung di sidang-sidang berikutnya, terutama saat agenda mengahdirkan saksi-saksi.
"Memang mengharapkan itu (datang langsung), apalagi terkait masalah pada saat pemeriksaan saksi-saksi. Mungkin akan dihadirkan langsung di persidangan, biar lebih mudah mengurai fakta-fakta yang dijadikan acuan dasar dalam keterangan jaksa," katanya.
Diketahui, agenda dalam sidang perdana adalah pembacaan dakwaan. Dalam dakwaannya, jaksa menyebut Doni Salamanan dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik.
Ia didakwa pasal 45a ayat (1) jo pasal 28 ayat (1) UU Nomor 11/2008 tentang ITE sebagaimana diubah dengan pasal 3 UU Nomor 8/2010 tentang Pencucian Uang atau pasal 4 UU Nomor 8/2010 tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.
Menanggapi itu, tim kuasa hukum menyebut akan menyampaikan eksepsi pada persidangan berikutnya. Saat diminta bocoran keberatan dari pihak kuasa hukum, Iqbal enggan menyampaikannya.
Baca Juga: Terkuak, Doni Salmanan Gaet 25 Ribu Orang Daftar Quotex
"Nanti lebih jelasnya kita akan sampaikan pada saat penyerahan eksepsi minggu depan," katanya.
Kontributor : M Dikdik RA
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
Pilihan
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
Terkini
-
Kebakaran Landa Ruang Keuangan RSUD Kota Banjar, Begini Kronologinya
-
Insiden Pembacokan Berdarah di Ciamis, Dua Polisi dan Warga Terluka
-
Persib Apresiasi Penetapan Tiga Tersangka Penyerangan Bus Tim U-18 di Batang
-
Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka
-
Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan