SuaraJabar.id - Seorang warganet mengaku kaget melihat buku literasi sang adik yang diberikan tulisan body shaming dari gurunya tengah menjadi perbincangan hangat.
Cerita itu menjadi viral usai diunggah oleh warganet secara anonim sebagai sender melalui akun @Askrlfess di jejaring media sosial Twitter.
"Kaget banget, masa di buku adek gue ditulis ginian sama gurunya?" ungkap si sender dikutip SuaraJabar.id, Jumat (05/08/2022).
Dalam buku literasi itu tertulis ucapan body shaming yang ditulis oleh guru dan diperuntukkan adik sender.
"Tulisan kamu jelek seperti muka kamu!" tulis si guru perempuan menggunakan pena cukup besar.
Sebagai informasi, sang adik laki-laki sender kini duduk di bangku kelas 11 Sekolah Menengah Atas (SMA).
Sender pun lantas bertanya soal masalah tersebut ke sang adik, apakah guru perempuan itu memang seringkali melontarkan ujaran body shaming seperti yang tertera.
Jawaban sang adik saat itu pun membuat sender miris. Pasalnya, adik laki-lakinya itu berkata bahwa hal tersebut sudah biasa.
"Gue nanya kan apa guru ini udah biasa body shamming kek gini? Terus dia bilang katanya udah biasa," kata sender.
Baca Juga: Viral! Rambutnya Dipotong karena Gondrong, Siswa SMA Pukuli Guru BK Pakai Sapu
Sender mengaku tak terima, sebab menurutnya hal tersebu sudah sangat keterlaluan.
Cuitan viral itu pun tak luput dari atensi warganet yanga ramai memberikan beragam tanggapan di kolom komentar.
"Sok asik anj*r gurunya. Nggak pernah dapat matkul etika profesi guru ya atau udah dapet tapi emang akhlaknya aja yang jeleknya udah nggak ketolong?" tulis @bapau***.
"Ini beneran guru? Kek?? Yang kayak gini layak disebut guru?" komentar @ltrllyy***.
"Datangin nder gurunya, kalau adek gue digituin sih siap-siap aja gue datangin!" ujar @xxdin***.
"Guru model apa dia bisanya ngehina orang lain? Rugi banget sih gaji orang nggak punya etika kayak gituu. Lapor aja nder ke kepsek, datengin juga gurunya biar nggak kayak gitu lagi, nggak pantes di lingkungan pendidikan orang kayak gitu. Jahat banget," timpal @myna***.
Berita Terkait
-
Viral! Rambutnya Dipotong karena Gondrong, Siswa SMA Pukuli Guru BK Pakai Sapu
-
Guru Ngaji di Balikpapan Cabuli Murid di Tengah Proses Belajar Mengaji
-
Kadispora Mamuju Bantah Informasi KBM Tak Dilakukan Karena Tak Ada Guru
-
Edukasi Gizi pada Anak Butuh Peran Orang Tua dan Guru
-
Buntut Kasus Pemaksaan Jilbab di SMAN 1 Banguntapan, Kepala Sekolah dan 3 Guru Dinonaktifkan
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23
-
Dedi Mulyadi Bantah Proyek Data Center Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Terkendala Birokrasi
-
Dave Laksono: Reshuffle Kabinet Bagian dari Evaluasi dan Penataan
-
Bupati Karawang Tegaskan Mutasi ASN Tanpa Pungutan: Tak Ada Jual-Beli Jabatan
-
Dua Pelajar Terseret Ombak di Pantai Istiqomah, Satu Selamat, Satu Masih Dicari