SuaraJabar.id - Mendapati rumah tetangga berlumuran darah tentu saja menimbulkan kegaduhan. Apalagi jika beberapa waktu sebelumnya terdengar teriakan kencang dari dalam rumah tersebut, sampai memicu kecurigaan sudah terjadi tindak kriminal seperti pembunuhan di sana.
Kegaduhan itulah yang terlihat di video unggahan akun Instagram @infocikarang.id. Sebuah rumah kontrakan digerebek warga dan anggota polisi lantaran terlihat ceceran darah di sekitarnya.
Namun rumah kontrakan di Kampung Rawa Benteng Kaum RT 001/002 Desa Mekar Wangi, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat tersebut ternyata dalam kondisi tak berpenghuni ketika dibuka paksa pada Minggu (7/8/2022).
"Udah, udah, biarin," seru seseorang sambil mengawasi seorang pria bertopi berjalan keluar dari dalam rumah kontrakan itu, seperti dikutip Suarajabar.id. "Udah, udah, bubar. Nggak ada orang."
Pria bertopi itu kemungkinan adalah pengurus kontrakan yang membuka paksa dengan kunci duplikatnya. Benar saja, terlihat ceceran darah di dalam rumah yang sudah kosong tanpa penghuni tersebut.
Situasi ini memunculkan dugaan rumah kontrakan sudah menjadi lokasi terjadinya pembunuhan. Apalagi karena warga di sekitar kontrakan mengaku mendengar suara teriakan beberapa waktu sebelumnya.
Alhasil pada pagi harinya warga, bersama aparatur desa dan anggota Polsek dikarang Barat mendatangi kontrakan tersebut. Di sana mereka melihat ceceran darah di lantai kontrakan.
Petugas kepolisian segera melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah warga, hingga berhasil mengamankan penghuni kontrakan yakni Yuda Pisesa. Namun bukannya mendapat titik terang mengenai dugaan pembunuhan, pengakuan Yuda Pisesa ternyata jauh berbeda dari yang dibayangkan.
Melansir @infocikarang.id, Yuda Pisesa mengaku sedang dalam kondisi mabuk akibat frustrasi tidak bisa membayar cicilan sepeda motor. Saat itu ia sedang bersama kedua temannya di dalam kontrakan.
Baca Juga: Tega! Baru Menikah, Pria Ini Habisi Nyawa Istri di Depan Para Tamu
Rasa frustrasi ditambah dengan kondisinya yang terpengaruh alkohol membuat Yuda PIsesa memecahkan gelas kopi yang ternyata berujung melukai tangannya. Hal inilah yang membuat kontrakan kemudian berlumuran darah.
Namun lantaran panik, sambil bercucuran darah, Yuda Pisesa pun dilarikan ke Rumah Sakit Budi Asih Cikarang Selatan untuk menerima pengobatan. Atas kejadian tersebut, ia mengaku mendapat lima jahitan, sementara rumah kontrakannya ditinggalkan dalam kondisi masih berlumuran darah.
Berita Terkait
-
Tega! Baru Menikah, Pria Ini Habisi Nyawa Istri di Depan Para Tamu
-
Perempuan Bersuami Ini Syok saat Ditanya Kapan Nikah Oleh Orang Tua Brondong Selingkuhannya
-
Bersedia Jadi Justice Collaborator Kematian Brigadir J, Kuasa Hukum: Bharada E Sebut Beberapa Nama, Nama FS Juga
-
Meski Masih Berusia 15 Tahun, Polisi Tetapkan IA Tersangka Pembunuhan Berencana Bocah SMP di Grabag Magelang
-
Geger Seorang Istri Siap Bayar Tiga Wanita Penghibur untuk Layani Suaminya:
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang
-
5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital
-
Gaya Baru Sektor Swasta Jaga Alam, WWF Sambut Positif Inisiatif EIGER Nature
-
Rumah Guru SMAN 1 Tasikmalaya Digeledah KPK, Rentetan dari Kasus Ini
-
Kemarau Panjang, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Krisis Air Bersih