SuaraJabar.id - Konflik Pesulap Merah dan Gus Samsudin terus meramaikan pemberitaan di Indonesia. Diketahui masalah keduanya sampai berujung dengan ditutupnya padepokan Gus Samsudin.
Belakangan konflik keduanya makin runyam, apalagi setelah pihak Gus Samsudin mengungkap identitas yang tertera di KTP Pesulap Merah. Bahkan nama hingga alamat Pesulap Merah dibuka secara cuma-cuma oleh pihak Gus Samsudin.
Tak disangka, konflik itulah yang kemudian diangkat menjadi tema parodi lomba baris-berbaris viral unggahan akun Instagram @fakta.beriita berikut ini.
"Kocak, Warga Blitar Parodikan Pesulap Merah dan Gus Samsudin," ungkap @fakta.beriita, seperti dikutip Suarajabar.id pada Selasa (9/8/2022).
Bahkan saking niatnya, salah seorang peserta lomba baris-berbaris itu terlihat mengenakan rambut palsu serta setelan merah-merah. Tentu maksudnya adalah menirukan sosok yang telah membongkar beragam trik di dunia perdukunan.
Bukan cuma itu, peserta yang lain juga terlihat berpenampilan seperti santri dengan pakaian muslim berwaran putih dan sarung, yang kemudian dipadukan dengan kaos kaki panjang yang awam dipakai pemain bola.
Menariknya lagi, mereka ternyata juga memparodikan perkara kepala desa yang sempat meminta dan membocorkan KTP Pesulap Merah.
"Mana KTP-nya?" seru salah seorang peserta yang tampaknya menirukan aksi si kepala desa.
Kocaknya, pertanyaan tersebut dijawab dengan nada meledek. "Ini KTP, ini KTP, ini KTP," ucap mereka berkali-kali sambil mengacungkan KTP masing-masing.
Baca Juga: Puluhan Bule Naik Truk Sapi Bikin Netizen Ngakak: Dipikir Mereka Keren Padahal Kere
Konten yang direkam di Desa Rejowinangun Kademangan, Blitar, Jawa Timur itu tentu memancing tawa. Seperti terdengar di video, beberapa warga terpingkal melihat betapa berdedikasinya peserta lomba baris-berbaris tersebut.
Warganet yang menyaksikan video yang turut diunggah oleh akun Instagram @andreli_48 tentu ikut terpingkal karenanya. Tak sedikit yang malah mengaku terinspirasi untuk melakukan hal serupa di pawai 17 Agustus wilayah masing-masing.
"Kostum buat 17an," celetuk warganet.
"Inspirasi buat pawai 17an nih," imbuh warganet lain.
"Anak-anak si kades mungkin diledekin sama teman-temannya juga ya: Mana KTP... KTP Mana..." kata warganet.
"Keren pesulap merah. Dakwahnya berhasil. Tinggal para ulama, MUI, penegak hukum, lanjutin dah," komentar warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Puluhan Bule Naik Truk Sapi Bikin Netizen Ngakak: Dipikir Mereka Keren Padahal Kere
-
Pesulap Merah Sebut Raffi Ahmad dan Ruben Onsu Pembohong Andal, Ada Apa?
-
Viral Video Pernikahan Diiringi Lagu Doraemon Pakai Saksofon, Warganet: Berasa Nikahan Shizuka sama Nobita
-
Gugup Banget! Jawaban Pengantin Pria saat Akad Ini Bikin Warganet Ngakak
-
Seorang Perempuan Terciduk Tengah Hitung Gepokan Uang Pecahan Rp 100 Ribu, Profesinya Bikin Syok
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Warga Bogor Cek Jalur! Rekayasa Lalin 3,2 Km Diberlakukan Saat Kirab Budaya Sore Ini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Update Jalur Tambang Parungpanjang, Sekda Bogor Ungkap Proses Appraisal dan Skema Hibah Lahan
-
KDM Waspadai Kiamat Ekologi: Kerusakan Bogor Ancam Jakarta, Bekasi, hingga Karawang
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara