SuaraJabar.id - Baru-baru ini, kabar seorang ayah membakar rumah sendiri meski ada putra dan keponakan di dalamnya tengah menjadi pembicaraan hangat dan viral.
Menurut laporan Mirror, pria itu membakar rumah sendiri usai mengeluh bahwa tempat tinggalnya itu tampak berantakan.
Pria bernama Allan Wharrier (53) itu memulai kobaran api yang telah membahayakan nyawa keluarga dan tetangganya.
Wharrier yang berasal dari Leeds, tinggal di sebuah rumah semi-terpisah di Guiseley, West, Yorkshire, Inggris. Pria itu tinggal bersama putra dan keponakannya yang sudah dewasa.
Tahun lalu, pada malam 20 Juli, dia menelepon istrinya, yang berbasis di Filipina, dan mengeluh bahwa rumahnya berantakan.
Wharrier dikabarkan mengalami osteoporosis. Lelaki tua itu telah menenggak hampir sebotol anggur penuh.
Pada saat sebelum kejadian itu, putranya mengatakan dia sedang dalam suasana hati yang buruk.
Setelahnya, sang keponakan mendengar Wharrier berseru, "Kamu tidak peduli padaku. Yang kamu lakukan hanyalah pergi ke kamarmu,".
Menurut laporan, pada malam harinya Wharrier mengirim SMS kepada anak perempuannya yang berisi kata sandi pada akunnya.
Baca Juga: Serba Ngirit, Anak Kos Ini Tunjukkan Cara Minum Tanpa Gelas
Dia menyuruh putrinya untuk "mengakhiri semua" dan membakar rumah itu. Wharrier lalu membakar kantong sampah di sebelah kursi yang dia duduki di ruang tamu.
Sang putra yang melihat itu pun melakukan upaya terbaik untuk memadamkan api. Namun sayangnya, api sudah menyebar ke seluruh kursi Wharrier dan asap tajam pun memenuhi seisi rumah.
Anak perempuan terdakwa, yang tinggal di Blackpool, diberitahu oleh keponakan Wharrier dan segera menelepon layanan darurat.
Para sepupu meninggalkan rumah dan Wharrier mengunci pintu dari belakang mereka.
Ketika Polisi West Yorkshire tiba di tempat kejadian, mereka melihat ruang tamu berwarna oranye menyala.
Mereka menemukan Wharrier telah menyalakan api lagi, kali ini dia membakar sebuah kotak.
Polisi bahkan harus menyeretnya keluar rumah sementara Wharrier berteriak, "Saya tidak bermaksud menyakiti siapa pun. Saya sudah cukup,".
Akhirnya para pemadam kebakaran pun memadamkan api dan Wharrier dibawa ke rumah sakit karena menghirup asap kebakaran.
Pria itu pun kemudian dipenjara di Leeds Crown Court.
Jaksa Bashir Ahmed mengatakan putra dan keponakan Wharrier merasa 'tidak aman di rumah mereka sendiri' setelah cobaan pembakaran itu.
Seorang tetangga dari agen properti yang tinggal berdekatan yang berada di rumah pada saat itu, mengatakan bahwa dia mengkhawatirkan keselamatan dirinya dan keluarga.
Jaksa Ahmed juga menambahkan bahwa beberapa nyawa dalam bahaya saat kejadian tersebut.
Ketika diinterogasi oleh polisi, Wharrier menerima bahwa tindakannya "sembrono dan bodoh".
Akan tetapi, pria itu mengklaim bahwa dia berada di bawah "tekanan besar" karena kesehatannya yang buruk dan keadaan rumahnya.
Pria itu mengaku tidak melihat istrinya selama lebih dari dua tahun karena pandemi.
Mitigasi untuk Wharrier, Eleanor Mitten berkata: "Dia sangat menyesal dan sama sekali tidak berniat mengulangi perilaku itu.
"Ini dengan latar belakang yang sangat menyedihkan dan pada dasarnya adalah seruan minta tolong," sambungnya.
Kini, Wharrier mengaku bersalah atas satu tuduhan pembakaran, yang sembrono, dan membahayakan hidup orang.
"Anda menyalakan api itu dalam keadaan yang Anda tahu orang lain ada di dalam rumah," kata Hakim Penelope Belcher kepada Wharrier.
Wharrier pun dijatuhi hukuman tiga tahun penjara dan diperintahkan untuk membayar biaya tambahan korban sebesar £190 atau sekitar Rp2,8 juta.
Berita Terkait
-
Serba Ngirit, Anak Kos Ini Tunjukkan Cara Minum Tanpa Gelas
-
Viral Petugas PPSU Aniaya Pacarnya, Begini Tindakan Anies Baswedan
-
Jangan Marah! Inilah 3 Alasan Anak Berbohong
-
Beda dari yang Lain, Pengantin Ini Kirab Pakai Lagu Doraemon
-
Jorge Martin Kalem Usai Dikalahkan Enea Bastianini di MotoGP Inggris 2022: Bukan Penentu untuk Promosi ke Ducati
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Menteri Tegaskan Bandung Harus Punya Pabrik Listrik dari Sampah
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Rumah Anggota DPRD Wawan Hikal di Puncak Nyaris Dibobol Maling Jelang Sahur
-
Banjir Karawang Bukan Sekadar Faktor Alam, Dedi Mulyadi Soroti Kualitas Tanggul yang Seadanya
-
Kunjungi Ponpes Fathul Ma'ani, Momen Kaesang Pangarep Main Kuis dengan Santri