SuaraJabar.id - Sebuah insiden petir menyambar rumah warga terjadi di Lingkungan Banjarkolot, Kelurahan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat pada Senin (15/8/2022).
Rumah milik warga bernama Sopiah rusak parah akibat tersambar petir saat hujan deras turun di daerah tersebut.
Sopiah mengatakan, saat itu ia sedang mencuci piring di kamar mandi yang ada di belakang rumahnya. Kemudian ia mendengar suara ledakan yang sangat keras.
Mendengar ledakan, lanjut Sopiah, ia bergegas masuk ke dalam rumah dan mengecek ke ruangan tengah. Namun ia melihat kondisinya sudah berantakan dan penuh kepulan asap.
“Saya kaget pas masuk ke ruang tengah kondisinya sudah berantakan dan penuh asap akibat tersambar petir. Pintu juga sudah terbuka,” terangnya.
Kemudian, Sopiah berusaha memberi tahu kepada anaknya yang tidak jauh dari rumahnya.
Saat berjalan, kata Sopiah, ia merasa sempoyongan karena syok atas peristiwa yang terjadi di rumahnya.
“Melihat rumah berantakan dan penuh asap saya langsung ke rumah anak mau kasih tahu, pas banget lagi hujan besar jalan juga sempoyongan karena kaget,” papar Sopiah.
Sementara itu, anak Sopiah, Yanto, menuturkan, peristiwa itu diduga akibat petir yang menyambar antena televisi yang lupa tidak dicabut.
“Tadi pas hujan kan banyak petir, lupa kabel antena nggak dicabut, cuma kabel televisi yang ke colokan listriknya aja. Biasanya suka dicabut,” kata Yanto.
Menurut Yanto, usai tersambar petir kondisi rumah ibunya mengalami rusak di bagian depan dan jalur listrik rusak. Namun ia masih bersyukur karena ibunya bisa selamat.
“Kaca depan pecah, terus bilik sama kayu pondasi juga rusak. Antena yang tersambar juga hancur berkeping-keping. Tapi alhamdulillah ibu saya tidak kenapa-kenapa,” pungkasnya.
Kendati begitu Yanto berharap pemerintah dapat memberikan bantuan untuk memperbaiki rumah ibunya yang rusak akibat tersambar petir.
Tag
Berita Terkait
-
Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan
-
Nyawa Bertumbangan, Jutaan Warga Terdampak, Kenapa Karhutla Tak Jadi Bencana Nasional?
-
Studi: Lebih dari 3.500 Orang Indonesia Tewas Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan di September Saja
-
Naik Mobil Komando di Patung Kuda, Stafsus Mensesneg Diteriaki Bohong Mahasiswa Trisakti
-
Jeritan Asap Karhutla Membakar Daerah, Mahasiswa Trisakti Desak Satgas PKH Diadili
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya
-
Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor
-
Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen
-
Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang
-
Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain