SuaraJabar.id - CEO Mitra Buka Mitra Indonesia Howard Gani menyebutkan, masyarakat yang mendaftar menjadi Mitra Bukalapak mengalami peningkatan drastis dalam tiga tahun terakhir.
"Di tahun 2019, sebanyak 3,4 juta pelaku UMKM terdaftar sebagai mitra Bukalapak. Di tahun 2022, jumlahnya naik secara signifikan ke 14,2 juta. Mitra Bukalapak tersebar di lebih dari 200 kota di Indonesia," ungkap Howard di Bandung pada Senin (22/8/2022).
Ia menjelaskan, dari total 14,2 juta Mitra Bukalapak yang terdaftar, tidak semuanya warung. Namun ada juga individu yang menjadi mitra dan memiliki usaha seperti jualan pulsa dan sebagainya. Pihaknya berkomitmen untuk memperbaiki pelayanan terhadap para Mitra.
"Target kita lebih bagaimana melayani mitra lebih baik lagi. Supaya mereka lebih banyak menjangkau konsumen mereka di daerah," kata Howard.
Baca Juga: Disebut Masih Terikat ACT, Bukalapak Buka Suara
Menurut Howard, meningkatnya masyarakat yang menjadi Mitra Bukalapak dalam beberapa tahun terakhir ini di antaranya karena banyak masyarakat yang membutuhkan penghasilan. Kondisi itu diikuti kian banyaknya masyarkat yang membutuhkan pelayanan mudah dalam membeli pulsa, kuota hingga kirim uang secara digital.
"Cara gabung jadi Mitra Bukalapak juga kita usahakan semudah mungkin. Pemilik hanya tinggal instal aplikasi langsung register," ujar Howard.
Dikatakannya, sebagai bentuk komitmen pelayanan terhadap para mitra, Bukalapak pun melakukan survey ditahun 2021 melalui Riset Nielsen. Riset dilakukan terhadap 3.000 warung dan kios pulsa.
Hasilnya, cukup memuaskan dimana ditemukan
bahwa Mitra Bukalapak merupakan digital enabler terbesar di Indonesia dengan 42 persen market share di pasar platfrom online to offline (o2o).
"Dan di kuartal kedua tahun 2022, Mitra Bukalapak berkontribusi sebanyak 55 persen terhadap revenue Bukalapak," kata Howard.
Baca Juga: Bukalapak Digugat Rp1,1 Triliun, Sidang Kedua Lawan PT Harmas Segera Digelar
Sekedar informasi, Mitra Bukalapak sendiri merupakan adalah platform online-to-offline (o2o) pertama di Indonesia yang diluncurkan tahun 2017. Flatform itu menyediakan akses ke beragam produk fisik, virtual, dan finansial, dari barang kebutuhan sehari-hari, pulsa, token listrik.
Berita Terkait
-
Penyaluran KUR Pekerja Migran Pindah ke BP2MI: Ini Kata Menteri UMKM
-
Cara BUMN Pelabuhan Berdayakan UMKM di Bulan Ramadan
-
Bale Berdaya: Bangkitkan Komunitas UMKM Sumbawa Menuju Pasar Nasional
-
LPDB Kolaborasi dengan Pemerintah Kendari Tingkatkan Daya Saing UMKM
-
UMKM Indonesia Tebar Pesona di AS dengan Dukungan BRI, Bawa Pulang Puluhan Miliar
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
-
Link Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Duel Panas Derby Della Madonnina
-
FULL TIME! Yuran Fernandes Pahlawan, PSM Makassar Kalahkan CAHN FC
-
Libur Lebaran, Polresta Solo Siagakan Pengamanan di Solo Safari
Terkini
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar
-
Menjelang Lebaran, Wamen BUMN Pastikan Kesiapan Stok Uang