SuaraJabar.id - Sebuah aksi pelecehan diduga dilakukan oleh seorang penumpang pria di Stasiun Paledang, Kota Bogor, Jawa Barat.
Pria itu terekam CCTV mencoba membuka jilbab seorang petugas stasiun lantaran tidak terima tak diperbolehkan masuk ke peron.
Dilihat SuaraJabar.id di akun Instagram @bogor24update, terlihat seorang penumpang pria yang menghampiri meja petugas. Tampaknya ia terlibat dalam perdebatan panas dengan petugas, hingga ia dengan lancang mengangkat jilbab petugas tersebut lalu melangkah pergi meninggalkan stasiun.
Aksi pelecehan ini jelas mendapat perhatian dari banyak pihak. Tak terkecuali Kepala Humas Daop 1 PT Kereta Api Indonesia, Eva Chairunnisa, yang kini telah memberi pernyataan persnya.
Masih dikutip dari akun @bogor24update, Eva mengecam keras perbuatan calon penumpang tersebut. Bukan cuma mengecam, Eva juga menyebut tindakan pelecehan tersebut telah dilaporkan ke pihak berwajib.
"KAI Daop 1 mengecam ataupun sangat menyayangkan kejadian dari oknum yang telah melakukan tindakan tidak menyenangkan ataupun melecehkan petugas yang sedang berupaya untuk menegakkan aturan terkait perjalanan KA," ungkap Eva, dikutip pada Senin (22/8/2022).
Disebutkan pelaku adalah salah satu calon penumpang yang tidak mampu memenuhi persyaratan sehingga tak diizinkan naik kereta api oleh petugas.
"Namun yang bersangkutan tidak terima dan melakukan perbuatan tidak menyenangkan atau melecehkan petugas," tutur Eva melanjutkan. "Dan atas kejadian ini, KAI Daop 1 Jakarta akan menindak tegas seluruh oknum ataupun pelaku yang telah melakukan pelecehan pada petugas yang ada di lapangan yang sedang menegakkan aturan."
Eva mengaku telah melaporkan insiden yang terjadi ke pihak berwajib, yakni Polresta Bogor. Eva juga menyatakan pihaknya telah mengantongi identitas dari terduga pelaku tersebut.
Baca Juga: Petugas Pom Bensin Mirip Dirinya, Hotman Paris: Berpisah Saat Perang Lawan Jepang
Lewat video tersebut, Eva juga meminta agar semua calon penumpang ikut bekerja sama untuk mematuhi peraturan perjalanan yang berlaku. Seperti mampu menunjukkan bukti vaksin Covid-19 atau surat keterangan yang berlaku.
Video klarifikasi dari KAI ini rupanya cukup membuat publik tenang menanggapi dugaan pelecehan yang terjadi. Namun publik tetap ramai-ramai mendesak agar pelaku segera diciduk.
Beberapa warganet juga menyayangkan orang-orang yang seolah tak peduli dengan dugaan tindak pelecehan yang dialami korban.
"Baju oren yaa, jangan damai..." desak warganet.
"Ga ada reaksi dari orang sekitar mirissss...." kata warganet.
"Kerudung nya di buka yah itu .? Kok yang disekitar kaya biasa aja diem aja .?" ujar warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Petugas Pom Bensin Mirip Dirinya, Hotman Paris: Berpisah Saat Perang Lawan Jepang
-
Viral Kasus Jambret di Jalan Kampus Unud Jimbaran, Begini Kata Polisi
-
Kocak! Hotman Paris Bilang Begini saat Tahu Punya Kembaran Petugas Pom Bensin
-
Viral Video Kakek 70 Tahun Nikahi Gadis Jauh Lebih Muda, Warganet: Jangan Sampai Kaya yang Kemarin, 2 Bulan Pisah
-
Potret Pemandangan Trotoar Jadi Tempat Parkir Puluhan Mobil, Pemotor Geleng-Geleng Kepala
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa
-
Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar
-
Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu
-
Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi
-
BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September