SuaraJabar.id - Irman dan Kustini, mitra asal Kota Bandung membagikan pengalaman menguntungkan ketika bergabung dengan Bukalapak. Mereka mengaku untuk besar saat mendaftar jadi Mitra Bukalapak.
Hal itu disampaikan keduanya saat bertemu langsung dengan CEO Mitra Buka Indonesia Howard Gani beserta para petinggi Mitra Bukalapak di Kota Bandung pada Senin (22/8/2022).
Irman menceritakan, ketika itu ia berpikir bagaimana caranya untuk mengurangi resiko kehilangan pendapatan saat harus menutup warungnya ketika berbelanja stok barang.
"Saya harus melayani pelanggannya secara manual, termasuk dalam pembelian produk virtual seperti pulsa dan token listrik. Hal ini dirasanya cukup memakan waktu," kata Irman.
Kemudian semuanya berubah sejak Imran bergabung menjadi Mitra Bukalapak tahun 2018. Ia mengaku segalanya serba dipermudah hanya lewat aplikasi Mitra Bukalapak.
"Sekarang semuanya bisa saya lakukan secara cepat dan mudah lewat aplikasi Mitra Bukalapak.
Untuk belanja stok barang di warung, saya juga tidak perlu tutup warung karena tinggal pesan lewat aplikasi," ujarnya.
Bukan hanya kemudahan yang didapat, Irman juga mengaku pelanggannya meningjag drastis. Dulu, perputaran uangnya hanya sekitar Rp 50-60 juta per bulan, namun kini naik drastis.
"Dulu saya bisa mendapat sekitar Rp 50 sampai 60 juta per bulan. Sekarang, dengan jualan produk-produk virtual dan barang kebutuhan sehari-hari, saya bisa dapat sampai Rp 200 juta per bulan," beber Irman.
Ia kini tergabung dalam komunitas Juwara dibawah binaan Mitra Bukalapak. Sejak bergabung, kata Irman, memberikannya kesempatan untuk membangun network dengan sesama pemilik warung dan usaha lainnya.
Baca Juga: Mitra Naik Drastis, Bukalapak Beberkan Penyebabnya
"Dan belajar dari program-program pelatihan serta sharing session rutin yang diadakan oleh komunitas ini. Hal inilah yang juga berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan Irman untuk mengembangkan bisnisnya dan menaikkan omsetnya," sebutnya.
Kustini alias Mamah Des pun merasakan hal serupa. Ia bergabung menjadi Mitra Bukalapak sejak tahun 2018 dengan tujuan mencari penghasilan tambahan. Ia membuka warung di garasi rumahnya.
"Saya buka warung di garasi rumah saya yang dahulu belum ada mobilnya. Sekarang mobilnya sudah ada," ucapnya.
Di warungnya, Mamah Dea menjual barang kebutuhan sehari-hari serta layanan isi pulsa kepada pelanggannya. Di warungnga, ia melayani pengiriman uang, pembayaran virtual, penarikan tunai dan lain sebagainya, yang menjadikannya agen inklusi finansial di lingkungannya
"Alhamdulillah, perputaran uang saya jadi lebih cepat sehingga omset harian saya meningkat hingga 3 sampai 4 kali lipat sejak ada berbagai produk dan layanan ini," terangnya.
CEO Mitra Buka Indonesia Howard Gani mengatakan, para pemilik warung dapat memaksimalkan layanan Mitra Bukalapak untuk terus menumbuhkan bisnisnya.
Berita Terkait
-
Mitra Naik Drastis, Bukalapak Beberkan Penyebabnya
-
Disebut Masih Terikat ACT, Bukalapak Buka Suara
-
Bukalapak Digugat Rp1,1 Triliun, Sidang Kedua Lawan PT Harmas Segera Digelar
-
Bukalapak Menang di Gugatan Pertama, Siap Hadapi Gugatan Kedua dari Harmas
-
Bukalapak Bidik Pendapatan Rp3 Triliun, Teddy Oetomo: Kami Optimistis
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Mengenal 'Predator', Sapi Simental 1,1 Ton Milik Presiden Prabowo untuk Warga Sukabumi
-
Sering Dikeluhkan Warga di Medsos, Dinkes Bogor Ancam Beri Sanksi Puskesmas Cisarua
-
Sentil Penataan Keraton, KDM: Jangan Buru-Buru Pikir Wisata, Urus Lembur dan Kota Dulu
-
Bupati Sukabumi Bantah Masjid Al Afghani Mangkrak, Asep Japar: Terkendala Keterbatasan Anggaran
-
Misteri Masjid Al Afghani Sukabumi: Habiskan Rp3,6 Miliar APBD, Kini Mangkrak dan Dipenuhi Ilalang