SuaraJabar.id - Seorang ustaz di Kabupaten Bandung dipolisikan dengan tuduhan melakukan kekerasan seksual atau pencabulan pada santriwati.
Kekinian, Kepala Polresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan pihaknya menduga ada indikasi pemaksaan laporan dugaan pencabulan itu.
Pihaknya lanjut dia, menemukan ada indikasi motif utang di balik laporan tersebut.
"Sampai saat ini, kami belum menemukan adanya kebenaran dari laporan tersebut," ujar Kusworo, Senin (22/8/2022).
Pelapor adalah R yang bukan sebagai saksi atau korban.
Hasil investigasi pihak kepolisian, diduga R diminta oleh I mantan istri terlapor.
Diduga kuat, R disuruh oleh I untuk membuat laporan kepada pihak kepolisian.
"R mengaku melapor atas suruhan N. Jadi R memiliki hutang kepada N dan jika ingin hutangnya dianggap lunas harus membuat laporan dugaan pencabulan yang dilakukan oleh ustad tersebut," ungkapnya.
Polisi sendiri akan melakukan gelar perkara kasus tersebut.
Baca Juga: Persib Bandung vs Bali United: Luis Milla Dipuji Setinggi Langit, Ricky Fajrin OTW GBLA
Apabila tidak ditemukan adanya bukti pencabulan, pihaknya akan menghentikan penyelidikan kasus tersebut.
Berita Terkait
-
Bojan Hodak Bubarkan Skuad Persib usai Ditahan Imbang Borneo FC
-
Berapa Tarif Tol Jakarta Bandung? Siap-Siap Dapat Diskon Hingga 30 Persen
-
Dibocorkan Pelapor, Ustaz Solmed Kaget Tahu Sosok Pendakwah SAM Pelaku Pelecehan Sejenis
-
Selebrasi Usai Bobol Borneo FC, Adam Alis Klarifikasi
-
Nyawa Pelajar Melayang Usai Bentrokan di Bandung, Menteri PPPA Soroti Keamanan Anak
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
Terkini
-
Lebaran Menghitung Hari, Ratusan Bos "Nakal" di Jabar Diadukan Karyawan Gegara Tahan Uang THR
-
Bukit Hijau Gunung Karang Dibotaki Demi Perumahan Elite, Kini Mangkrak Gara-Gara Izin Belum Jelas
-
Niat Pamer Kesiapan Mudik, Medsos Wali Kota Tasik Malah Digeruduk PNS: "THR Mana, Pak?"
-
Malam Horor di Paseh Sumedang: Tubuh Kakak Beradik Penjaga Warung Madura Terbakar 95 Persen
-
Petaka Petasan Bocah: Dalam Sekejap, Pabrik Ban Rumahan di Garut Ludes Dilalap Si Jago Merah