SuaraJabar.id - Seorang kakek yang tinggal di Kampung Sukawargi, Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat melakukan perbuatan tak patut ditiru. Merasa terganggu dengan aktivitas anak-anak bermain bola, si kakek melempar pisau ke arah bocah tersebut.
Akibatnya, seorang anak yang masih berusia 9 tahun, N mengalami luka di kepala, tepatnya di area pelipis mata akibat lemparan pisau tersebut.
Roni, ayah korban menduga anaknya sengaja dilempar dengan pisau oleh kakek tersebut. Hal itu lantaran anak-anak selalu berisik saat main bola.
“Iya lagi main bola anak saya, karena merasa berisik dan terganggu dengan anak-anak yang main bola, langsung marah dan melempar pisau, sehingga anak saya mengalami luka robek di pinggir mata sebelah kanan,” kata Roni mengutip dari HarapanRakyat.com--jaringan Suara.com
Ditambahkan Roni, si kakek memang sering melempar anak-anak yang sedang main bola dengan sandal.
“Luka robeknya belum dijahit karena anaknya takut, tetapi sekarang mau dibujuk untuk dijahit dan dibawa ke Rumah Sakit,” ucapnya.
Menurutnya, warga sempat marah dengan ulah kakek yang lempar pisau ke anak-anak tersebut. Akibatnya kaca rumah kakek tersebut pecah ditimpuk batu.
“Tuntutan saya sebagai keluarga, kalau pelaku tidak mengulangi hal sama saya maafkan dan damai. Tetapi kalau tidak mau, kita akan memperpanjang urusannya dengan memproses secara hukum,” tambahnya.
Baca Juga: TERBONGKAR! Begini Nasib Uang Donasi Rp 20 Juta setelah Kedok Kakek di Bandung Ngemis untuk Operasi
Berita Terkait
-
Berawal dari Suara Gemuruh dari Dalam Sumur, Warga Tasikmalaya Syok saat Benda Ini Tiba-tiba Menyembur
-
Srikandi Ganjar Jabar Fasilitasi Kreativitas Perempuan Milenial Lewat Fashion Show di Tasikmalaya
-
Video: Desa Wisata Guranteng Tasikmalaya, Banyak Objek Menarik
-
Penemuan Situs Batu Melingkar Bersejarah di Tasikmalaya
-
Selain Dapat dari Mimpi, Pejudi Togel di Tasikmalaya Pasang Taruhan Plat Nomor Korban Kecelakaan
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Hadapi Tantangan Global, Pengusaha AMDK Jakarta-Jabar-Banten Dorong Ekonomi Sirkular
-
Bojan Hodak Beberkan Agenda Persib Usai Meraih Gelar Juara
-
Bobotoh Lumpuhkan Jalan Protokol Bandung Rayakan Persib Juara
-
6 Fakta Pesta Juara Maung Bandung di GBLA
-
GBLA Bergemuruh! Flare dan Kembang Api Bobotoh Warnai Pesta Juara Persib Bandung