SuaraJabar.id - Sebuah video yang memperlihatkan sebuah bangunan roboh disebabkan air Sungai Cisadane meluap viral di media sosial, Minggu (11/9/2022).
Pada video viral yang diunggah akun instagram @kabarnegri memperlihatkan, kondisi jalan tergenang air yang cukup deras.
Tidak hanya itu saja, genangan air di jalan tersebut membuat sebuah bangunan roboh.
"Saking agengnya hujan min, bangunan roboh di Cibeureum, Gang Menteng, Bogor. Air sungai Cisadane meluap beberapa wilayah tergenang air," tulisnya, dikutip Suarabogor.id, Senin (12/9/2022).
Diberitakan sebelumnya, hujan deras mengguyur wilayah Bogor, Jawa Barat pada Minggu (11/9/2022) kemarin, menyebabkan aliran Sungai Cisadane di Bendungan Empang siaga dua atau TMA 155 cm.
Kondisi itu tentunya merupakan waspada bagi warga Tangerang yang kemungkinan akan mengalami banjir di wilayah tersebut.
Laporan petugas jaga Bendung Empang Kota Bogor Satuan pelaksana Cimanceuri-Cisadane UPTD PSDA WS.Ciliwung - Cisadane pada Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat, Jumanta M syahroni, siaga 2 banjir wilayah Tangerang dan sekitarnya itu tercatat pada pukul 17.49 WIB.
"Hujan deras terjadi hampir merata di wilayah Bogor. Warga di bantaran Sungai Cisadane waspada banjir," katanya.
Di Kota Bogor, Bendung Sungai Cisadane terletak di Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan. Sungai sepanjang Cisadane memiliki panjang 126 kilometer juga memiliki pos pemantau banjir di Batubelah, Ciampea, Kabupaten Bogor dan bermuara di Bendung 10 Tangerang.
Wilayah Bogor diguyur hujan deras sejak pukul 16.00 WIB hingga kini mulai mereda menjadi hujan ringan.
Menurut prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan deras disertai petir berlangsung di Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor hingga Kota Bogor sejak pukul 16.00 WIB. Berlanjut hujan ringan di wilayah Kota Bogor dari pukul 19.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB.
Akan tetapi, Petugas Bendung Katulampa Kota Bogor mengatakan wilayah Puncak Cisarua yang merupakan hulu Sungai Ciliwung masih dalam TMA normal terpantau dari Bendung Katulampa, Kota Bogor. Aliran sungai penyumbang banjir Jakarta tidak terlalu terpengaruh hujan di wilayah puncak.
Namun demikian, tetap ada kenaikan TMA yang semula pada siang hari hanya 20 cm menjadi 40 cm pada sore hari.
Andi Sudirman mengingatkan agar warga di sekitar bantaran Sungai Ciliwung maupun Cisadane tetap waspada karena wilayah puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor masih diguyur hujan.
Berita Terkait
-
Viral, Bus Bobotoh Dihadang Oknum Suporter usai Persib Kalahkan Arema FC, Netizen: Tukang Bakso Malang Bakal Ganti Nama
-
Video Mesra Lucinta Luna Digendong Seorang Pria Viral di IG, Warganet: Adu Pedang
-
VIRAL: Ibu Dokter RSAD di Makassar Yang Berdebat Dengan Mahasiswa Unjuk Rasa, Menanggapi Komentar Warganet
-
Kisah Pria Pindah Kos Malah Apes, Dapat Rumah Kosong Menyeramkan Begini Kondisinya
-
Siang Bolong, Pasangan Sejoli di Jonggol Tepergok Mesum di Atas Motor, Videonya Viral
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan